Solusi Mengurangi Isi Lemari dengan Capsule Wardrobe

Kapan terakhir kali kamu membeli pakaian? Bulan lalu? Tahun Lalu?
Apakah kamu tipe orang yang masih menyimpan pakaian lama hingga bertahun-tahun atau tipe yang bosan dan lebih suka menyumbangkan pakaian bekas, membuangnya atau menjual kembali?

Persoalan pakaian yang menumpuk inilah yang selalu membuatku dilema saat membuka lemari pakaian. Aku lalu berfikir untuk menerapkan capsule wardrobe dan menyeleksi jenis pakaian apa saja yang seharusnya tidak aku pakai lagi.

Capsule Wardrobe Indonesia

Capsule wardrobe adalah cara unik untuk menata isi lemari yang yang sederhana dan efeltif dalam memilih dan mengatur pakaian yang kita miliki. Dipopulerkan oleh seorang pemilik butik, Susie Faux pada tahun 1970-an. Ide dasar di balik capsule wardrobe adalah untuk memiliki koleksi pakaian yang terbatas dan semuanya pasti terpakai. Hal ini juga senada dengan prinsip dalam islam untuk tidak berperilaku tabzir.

Memiliki sedikit pakaian di lemari namun berkualitas adalah hal yang ingin aku wujudkan di tahun 2024. Tidak semua capsule wardrobe yang ada di internet bisa kamu contek mentah-mentah. Beberapa item fashion digolongkan menjadi beberapa musim, spring, summer, autumn-winter. Kalau di Indonesia, item fashion dalam capsule wardrobe yang dibutuhkan tidak sebanyak itu.

Berikut tips memulai capsule wardrobe untuk pemula:

  1. Pilih pakaian dengan kualitas yang bagus dan tahan lama.

    Pakaian yang akan kita pakai akan mengalami cuci-pakai-cuci berulang-ulang. Pastikan bahan yang digunakan adalah bahan yang bagus dan tahan lama. Biasanya tentu saja kualitas bahan yang bagus, nyaman dipakai pasti disertai harga yang lumayan tidak murah. Untuk pakaian yang sering dipakai dan dicuci, bisa bertahan 2 tahun dengan kondisi yang 90% masih bagus adalah pilihan yang tepat. Tidak apa-apa karena secara perhitungan masih terbilang lebih murah daripada membeli pakaian murah tapi kualitas jelek dan akhirnya terpaksa membeli baru karena cepat usang.
  2. Pilih warna basic.

    Pakain yang dipilih harus warna netral yang mudah dipadupadankan dengan warna apa saja. Jika kamu memiliki warna favorit yang solid seperti pink fushia atau hijau fuji, tambahkan hal tersebut ke salah satu item fashionmu seperti sweater, tas atau atasan. Pastikan warna yang kamu pilih harus sering digunakan dan masuk saat dipadukan dengan warna lain.
  3. Jangan tergoda sale.

    Berbelanja barang-barang trendy yang sedang diskon adalah godaan terbesar untuk orang yang sedang memulai hidup minimalis. Pastikan lagi untuk selalu berfikir sebelum membeli, apakah butuh barang tersebut dan akan dipakai terus-menerus ataukah hanya iseng karena lucu?

Item fashion untuk capsule wardrobe.

Atasan:
Kemeja/blouse putih polos
Kemeja/blouse hitam polos

Bawahan:
Tailored pants warna hitam, coklat/khaki
Rok warna hitam, krem
Highwaist Jeans warna fenim, Off-White

Outer:
Blazer
Sweater knit

Foot wear:
Sepatu kets
Sandal hitam dengan heels medium

Tas:
Ransel
Handbag warna hitam
Mini sling bag

Selebihnya, untuk pakaian rumah sehari-hari kamu bisa menggunakan kaos biasa warna netral (hitam, putih, abu-abu), celana panjang / rok hitam bahan pleat/plisket dan sandal warna hitam.

Kapan saat yang tepat menerapkan capsule wardrobe

Travelling

Membawa pakaian seefektif mungkin dan bisa dipadu padankan saat travelling adalah suatu keharusan. Jika terbiasa memiliki pakaian yang lebih sedikit, maka berkurang juga stress untuk memikirkan outfit apa yang akan dimasukan ke dalam koper. Hal ini berguna apabila kamu ingin menyediakan space lebih banyak untuk oleh-oleh daripada membawa pakaian dari rumah yang akhirnya tidak terpakai.

Pindah Rumah

Pernah kepikiran untuk pindah rumah secara mendadak, misalnya kabur dari rumah (jangan ditiru ya), atau merantau ke kota lain sebagai anak kos? Maka membawa sedikit pakaian penting dan pasti dipakai adalah skill yang harus dimiliki. Bayangkan jika terjadi bencana alam dan terpaksa mengungsi? Jika hanya memiliki sedikit item fashion, tidak sulit untuk membawa semua yang ada di dalam isi lemari ke dalam satu tas besar.

Kesimpulan:
Menerapkan capsule wardrobe yang tepat dan pintar memadupadankan tidak akan membuat orang lain berfikir bahwa seseorang itu pelit dan tidak punya baju lain karena tidak ganti-ganti outfit. Justru yang sering mendapat pemikiran tersebut adalah orang-orang yang memakai trendy outfit yang sulit dipadupadankan.

Keuntungan kita yang tinggal di Indonesia adalah pakaian yang dimiliki tidak sebanyak orang-orang yang tinggal di negara 4 musim. Kita bisa memakai pakaian yang sama sepanjang tahun.

Warna-warna pada capsule wardrobe tidak harus selalu warna netral. Jika kamu tipe “cewek kue” yang lebih suka warna-warna pastel, maka kamu bisa mencari color palette yang sesuai untuk kebutuhanmu. Prinsipnya sama, semua pakaian tidak ada yang mubazir dan harus dipakai dalam kurun waktu 30 hari.

3 comments
  1. Betul banget nih, saya kadang kesal banget kalau liat barang yang numpuk, terutama baju. Kadang yang banyak tuh baju-baju lama, udah nggak kepake, tapi masih belum rela dibuang hahaha.
    Menarik banget nih untuk kita bisa menerapkan capsule wardrobe, biar lebih simple dan ringkas, dan lemari juga nggak sesak :D

  2. Konsep yang menarik capsule wardrobe ini. Saya juga lagi meminimalisir beli-beli pakaian dan fokus aja sama apa yang dipunya. Kadang saya suka mikir, kok bajunya itu-itu aja yaa kok kayak yang nggak punya bajuu padahal banyak satu lemari 😂 segitu aja gak mungkin kepake semua dalam seminggu yekaaann. Dah lah gak tertarik sama fomo-fomoan lagi sekarang.

  3. Capsule wardrobe ini nama lain dari mix and match kah?
    Aku juga akhir-akhir ini mengamati mode yang selalu berputar kaan.. dan aku kadang merasa dikhianati kalau uda invest baju yang aku rasa long-lasting, ternyata uda berganti mode lagi. Serasa, kenapa waktu itu aku kalap beli banyak warna?
    Cukup warna-warna basic dan 1 mode itu aja, cukup.

    Sekarang suka bingung mau dikemanain itu baju-baju yang uda out of date?
    Tapi sejujurnya, masih aku pakai juga siih.. hanya memikirkan ingin berganti mode zaman sekarang, tapi bingung merelakan model lama. Takut jatuhnya jadi boros kan yaa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like