Penyebab iOffer Tutup dan Cerita dibalik Tuntutan Penjualan Barang Palsu

iOffer pernah menjadi online marketplace kesukaanku dalam berjualan selain eBay, Etsy dan Bonanza. Sayangnya minimnya penjualan membuatku menutup lapak di iOffer. Alasan lainnya adalah karena pembayaran fee tidak bisa menggunakan PayPal dan hanya bisa menggunakan kartu kredit.

Lebih dari 1 tahun yang lalu iOffer memutuskan untuk tutup, penyebabnya adalah tuntutan dari IACC karena tuduhan iOffer menjual barang merah KW atau palsu. Hingga saat ini, marketplace yang sebagain besar penjualnya berasal dari China tersebut belum memutuskan untuk membuka kembali webnya.

iOffer Tempat Jualan Barang KW dari China

Maraknya penjualan barang mewah palsu seperti LV, Gucci, Hermes hingga brand seperti Nike, Adidas, dll membuat pembeli dan produsen merk tersebut geram.

Jika kita bisa membeli barang KW secara online di pasar senen, pasar tanah abang, mall ambassador, dll dengan mudah, tidak begitu ketika penjualan barang tersebut dibuat online dengan target market seluruh dunia. Kita bisa mendapatkan tas hermes kw yang premium dengan harga ratusan ribu saja.

Baca Juga:  Menyalakan dan bermain handphone di pesawat itu katrok!

Sayangnya tidak semua penjual jujur dalam berdagang. Ada pembeli yang mendapatkan paket dengan kondisi barang yang jelek. Ada pula pembeli yang hingga berbulan-bulan tidak menerima paketnya.

Tetapi ada juga pembeli yang sadar bahwa tentu saja mereka akan membeli barang palsu, tetapi mengatakan seolah-olah mereka kena scam. Salah satu orang yang merasa tertipu adalah youtuber Patricia Bright.

Dalang dibalik tuntutan iOffer agar ditutup

IACC (www.iacc.org) adalah organisasi nirlaba yang berbasis di Washington, DC, mewakili kepentingan perusahaan yang terkait dengan pemalsuan merek dagang dan pencurian terkait kekayaan intelektual. Anggota IACC mencakup banyak merek terkenal di dunia di semua sektor produk.

IACC menuntut iOffer yang menyebabkan website tersebut mengumumkan bahwa akan offline sementara karena ada maintenance mulai tanggal 25 February hingga 4 Maret 2019.

Banyak customer iOffer yang mengeluh tentang barang palsu yang dijual di marketplace iOffer selama bertahun-tahun lalu. Banyak pula customer yang melakukan komplain kepada seller tetapi tidak didengar dan sepertinya masa bodo dengan apa yang terjadi. Mereka seperti ‘tidak tersentuh’ pada saat itu.

Baca Juga:  Wang Jia Yun, Cewek Barbie dari Cina yang Ternyata Efek Photoshop

Apabila pembayaran dilakukan melalui PayPal, customer bisa melakukan open dispute PayPal dan mereka akan membantu menyelesaikan kasus dengan memenangkan customer. PayPal tidak mentoleransi jual beli barang palsu/kw, sehingga akun PayPal seller bisa dengan mudah dilimit permanen.

Akhirnya setelah banyak komplain dari brand ternama mengenai banyaknya produk yang dipalsukan dan diperjualbelikan di iOffer, IACC mulai bergerak dan bekerja sama dengan Mastercard melakukan audit dan membekukan uang penjual.

Banyak penjual yang terkena dampaknya. Rekening bank mereka dibekukan, akun Amazon Pay mereka tidak bisa digunakan dan dananya ditahan. Bagi penjual jujur yang tidak merasa hal tersebut adil, mereka akhirnya melakukan naik banding. Tetapi bagi penjual yang secara sadar menjual barang KW dari China, mereka tidak melakukannya. Mereka tidak melawan karena mereka tahu apa yang dilakukannya salah. Masih untung hanya uang mereka diambil dan mereka tidak dipenjara.

Kesimpulan

Penyebab iOffer Tutup

iOffer memang sudah tutup, tapi apakah untuk selamanya? Aku masih belum tau. Mereka masih mengumpulkan daftar email siapa saja seller yang masih berminat menjadi seller. Aku mengira bahwa iOffer akan membuka marketplace baru. Dengan data ribuan seller yang sudah mereka dapatkan, tidak susah membangun pasar yang baru. Tetapi pertanyaannya, akankan marketplace baru ini akan lebih jujur dan lebih ketat dalam mengatur seller dalam berjualan? Kita doakan semoga saja. Karena marketplace online di amerika sangat kurang berkembang seperti Indonesia yang memiliki Tokopedia dan Shopee.

Baca Juga:  Bank Indonesia Melarang Berkebun Emas, Apa Solusinya?

Referensi:

https://www.pymnts.com/mastercard/2019/iacc-ioffer-counterfeit-goods-online-fraud-ip-rights/

https://www.prnewswire.com/news-releases/iacc-tackles-counterfeit-sales-on-the-ioffer-marketplace-300815648.html

https://www.vizaca.com/ioffer-shutdown-counterfeiting/

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like