7 Cara Membuat Rumah Kontrakan Cepat Laku dam Untung Terus

Satu lagi postingan iseng dimana tips ini nantinya juga akan aku praktekkan pada rumah sendiri yang dikontrakkan.

Aku punya rumah baru, belum sempat ditempati eh.. kami harus pindah ke luar kota dan akhirnya mau tidak mau harus ngontrak!

Kami merenovasi rumah baru dengan budget yang terbatas itu agar layak dihuni, ditinggali dan apabila dikontrakan pun cepat laku. Walaupun direnov seadanya, tetapi rumah tersebut sudah layak huni. Terbukti baru seminggu pasang iklan, banyak yang tertarik untuk mengontrak.

Berikut hal penting yang membuat rumah kontrakan lebih disukai dan dicari banyak orang. Tips ini hanya berlaku untuk rumah kontrakan di kota, di perumahan bukan di desa atau rumah di kota tapi di kampung.

Cara Membuat Rumah Kontrakan Cepat Laku

Cara Membuat Rumah Kontrakan Cepat Laku dam Untung Terus

1. Membuat dapur

Buat dapur dengan sistem sanitasi yang bagus, ada tempat untuk meletakkan kompor, tempat untuk menaruh piring, dan tentunya ada space untuk meletakkan LPG.

Baca Juga:  Outsourcing Tidak Diperbolehkan, Tenaga Kerja Diganti Mesin. Apakah Ini Solusi?

2. Memberikan tandon air + pompa air

Rumah kontrakan dengan tandon air sangat disukai, karena air adalah hal penting. Tidak peduli apakah rumahmu memakai air pam atau air sumur jet pump. Bayangkan jika tidak ada tandon air, ketika musim kemarau air berkurang kamu tidak mempunyai persediaan air. Lalu ketika rumahmu memakai air sumur, setiap kali kamu membuka keran air maka pompamu menyala, tagihan listrikmu akan mahal!

3. Memasang teralis

Untuk menjamin keamanan, teralis adalah sesuatu yang sangat diperlukan. Teralis adalah investasi sekali dan selamanya untuk jangka panjang. Terlebih lagi jika kamu mempunyai anak kecil, sangat berbahaya jika rumah tidak memiliki teralis di jendela.

4. Memasang pintu espanda / pintu kawat nyamuk

Pintu espanda atau pintu seperti teralis yang ada kawat nyamuknya sangat diperlukan. Pintu espanda membuat sirkulasi udara di rumahmu lebih bagus. Jika tidak ada pintu espanda, pintu rumahmu akan tertutup terus, akibatnya rumah menjadi pengap. Pintu espanda juga menjaga anak balita keluar rumah tanpa pengawasan orangtua.

5. Memasang kanopi untuk teras

Walaupun tidak memiliki mobil, ada baiknya rumah dipasang canopi atau apalah sejenisnya untuk menutup teras agar tidak kehujanan. Fungsinya banyak: agar mobil atau motor tidak kehujanan dan kebasahan saat hujan, tidak panas pada saat siang hari.

Baca Juga:  Waspada Narkoba Jenis Baru di UU No 35/2009 Narkotika

6. Memasang pagar

Walaupun kebanyakan rumah pasti sudah memiliki pagar, tetapi bagi beberapa perumahan baru yang sistemnya cluster dan one gate sistem, pagar bukanlah hal yang diberikan secara gratis dan cuma-cuma. Apabila perumahanmu yang sistemnya cluster membolehkan memasang pagar, maka pasanglah!

7. Memiliki bak sampah

Banyak yang tidak memperhatikan hal penting ini. Tidak semua rumah punya bak sampah permanen di depan rumah. Buat saja bak sampah ukuran 0.5 meter x o.5 meter. Nggak perlu tinggi, asalkan ada penutup agar tidak bau dan tidak diobrak-abrik kucing.

Rumah tidak tingkat atau bukan lantai 2 yang paling disukai dan laris dikontrakan.

Ciri-ciri kontrakan yang menguntungkan

1. Semua hal penting untuk menunjang kelayakan sebagai rumah tinggal itu ada (Dapur, tandon air, teralis, pintu espanda, canopy, pagar dan bak sampah).

2. JANGAN PERNAH deal kontrak jika lebih dari 2 tahun. Kenapa? Karena selain kamu rugi, rumah itu akan cepat rusak.

Rugi kenapa? Misal dia ngontrak selama 5 tahun, maka harga yang kamu kenakan masih harga awal atau harga lama, padahal setiap tahun harga kontrakan naik. Jika mau 5 tahun, maka setiap 2 tahun sistemnya diperpanjang, begitu.

Baca Juga:  Bank Indonesia Melarang Berkebun Emas, Apa Solusinya?

Selain itu, ada baiknya rumah setiap 2 tahun sekali dimaintenance, dicat ulang kalau perlu, diperbaiki jika ada kerusakan kecil. Apabila langsung kontrak 5 tahun, maka rumah akan jarang dimaintenance. Orang yang ngontrak rumah mana mau peduli rumah orang lain rusak atau tidak.

3. Melakukan seleksi secara ketat calon pengontrak rumah. Kamu berhak menolak apabila yang ngontrak mempunyai gejala orang yang bertempramen tinggi atau calon perusak rumah.

Selalu buat surat perjanjian tertulis kontrak rumah, sehingga apabila ada hal-hal yang dapat merugikanmu sebagai pemilik rumah maka bisa kamu perkarakan ke polisi. Biasanya yang paling sering si pengontrak rumah berlaku curang dengan tidak membayar tagihan listrik dan air selama beberapa bulan sebelum masa kontrak habis. Solusinya? Selalu cek tagihan listrik per bulan, kan sekarang bisa ngecek secara online. Kalau memang belum dibayar hingga akhir bulan, segera hubungi si pengontrak rumah agar menyelesaikan kewajibannya. Kalau nggak mau, laporkan ke polisi!

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like