Komplain ke Pos Indonesia

Belum satu bulan aku membangga-banggakan kinerja Pos Indonesia tentang layanan RLNnya (baca: Mengirim paket ke Amerika menggunakan RLN Pos Indonesia cuma 8 hari)  eh sekarang saku ketimpa apesnya.

Ini surat komplainku ke Pos Indonesia, melalui web form komplain yang ada di website Pos Indonesia dan melalui Official Facebook Page Pos Indonesia.

Komplain ke Pos Indonesia

Ongkir Tarif Pos Indonesia Ke Luar Negri Naik

Saya coba melakukan tracking number RR015558475ID RLN ke Amerika dengan alamat penerima

ternyata status masih nyantol di kantor POS Indonesia di Jakarta. Saya sudah konfirmasi ke kantor pos USPS di sana, mereka menyatakan bahwa 100% barang belum sampai di kantor pos USA.

Jadi ada kemungkinan barang masih ada di Indonesia. Tolong cari barang saya, kirimkan saja kembali ke alamat saya.

Sebenarnya ada dua komplain yang sama, tanggal yang sama, cuma di blog post ini aku cuma tulis satu saja. Pihak Pos Indonesia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Aku hanya bisa pasrah dan move on.

Akhirnya demi memuaskan pelanggan, aku mengembalikan 100% uang pelanggan dan kasus satunya lagi aku mengirim ulang barang pesanannya.

Baca Juga:  Langganan Air PAM atau tidak ya?

Rugi?! Jelas sangat rugi!! Rugi uang, rugi waktu. Apes.. apes..
Ini bukan gara-gara badai sandy di amerika sana, lha wong kirimanku yang lainnya sampai dengan selamat. Ini pasti ada kendala di Indonesianya.

Akhirnya aku memutuskan untuk mencari supplier yang berada di satu kota dengan pembeliku. Aku mendapatkannya di Amerika dan beberapa dari negara lain seperti Jerman, Australia dan UK dengan bantuan Printify.

Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, dan layanan pengiriman ke luar negri oleh Pos Indonesia semakin bagus.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Pengalaman Berjualan di Etsy
Read More

Pengalaman Berjualan di Etsy

Pengalaman Berjualan di Etsy – Pernah mencoba mendaftar di Etsy tapi selalu kena review, gagal lolos listing pertama…
Read More