7 Halangan dan Cobaan Pasangan Sebelum Menikah

Menikah adalah harapan semua pasangan yang sedang berhubungan serius. Bahkan di dalam agama Islam lebih dianjurkan menikah daripada pacaran. Tetapi.. Menikah itu tidak semudah jatuh cinta atau nembak calon pacar. Banyak halangan dan cobaannya sebelum menikah.

Biasanya cobaan ini akan muncul kepada pasangan ketika mereka sedang mempersiapkan pernikahannya. Bahkan hal itu sering terjadi ketika persiapan itu nyaris selesai 100%. Bukan masalah restu orangtua, tetapi hal-hal sepele yang bisa membuat calon pengantin tersebut akhirnya ragu hingga berujung pembatalan pernikahan.

Halangan dan Cobaan Sebelum Menikah

Berikut cobaan dan godaan yang sering dialami oleh calon mempelai pengantin menjelang pernikahannya, antara lain:

Halangan dan Cobaan Pasangan Sebelum Menikah

1. Ragu terhadap pasangan

Entah mengapa pada saat hampir menikah, calon pengantin sering mengalami kejadian dimana mereka menilai pasangannya tidak cakap dalam mengambil suatu keputusan ketika dihadapkan dengan suatu masalah. Hal itu yang membuat keraguan, apakah pasangannya nanti akan begitu seterusnya atau inikah pertanda dari Tuhan bahwa dia bukanlah jodoh yang baik.

Baca Juga:  7 Pekerjaan Sampingan Untuk ATC Air Traffic Controller

2. Para mantan tiba-tiba datang

Alasan kedua mengapa rencana pernikahan bisa gagal adalah karena kamu atau pasanganmu terjebak nostalgia CLBK alias cinta lama belum kelar. Beberapa orang bahkan secara terang-terangan menyatakan kepada mantannya yang akan menikah untuk menyuruh membatalkan pernikahannya. Jangan pernah tergoda oleh mantan yang telah meninggalkanmu secara tiba-tiba dan datang minta balikan.

3. Sering bertengkar

Komunikasi dalam pernikahan itu penting dan itu harus dilakukan sejak awal sebelum menikah. Apabila sebelum menikah kita sering bertengkar karena hal sepele dan salah paham, maka bisa dipastikan rumah tanggamu akan diisi pertengkaran terus.

Komunikasikan juga segala sesuatu dengan pasangan dan selalu berusaha mencari jalan keluar dengan tidak bersikap egois, menyalahkan satu sama lain dan selalu mengontrol emosi.

4. Keuangan tidak transparan

Menjelang pernikahan biasanya pasangan akan menabung bersama, tetapi ada pula yang menganggap biaya pernikahan hanya ditanggung oleh salah satu calon mempelai saja. Ketidaktransparan soal biaya pernikahan dan keuangan pasangan serta bagaimana mengatur keuangan setelah menikah bisa menjadi masalah serius apabila tidak ditemukan solusinya.

Baca Juga:  Cara Membedakan Parfum Asli dan Palsu / KW

5. Tidak cocok dengan mertua dan anggota keluarga dari pasangan

Kamu tidak bisa membuat anggota keluarga paanganmu langsung menyukaimu dalam waktu singkat, terlebih lagi kalian jarang bertemu. Sering kali masalah dengan keluarga membuat pasangan ragu apakah kita akan cocok bergabung dengan keluarganya atau sebaliknya. Semua itu akan diperburuk dengan konsep Bibit Bobot Bebet. Karena berbekal cinta saja tidak cukup karena calon pasangan anaknya harus dari keluarga baik-baik, terpandang, berkecukupan, pribadi si pasangan juga bagus, dll.

6. Perbedaan konsep pernikahan

Banyak orangtua yang suka ikut campur dengan pesta pernikahan anak-anak mereka termasuk menentukan konsep pernikahan (sederhana atau mewah), tradisi percaya pada weton dan ramalan buku primbon atau bahkan perbedaan soal menentukan haamukri baik pernikahan.

7. Bingung antara memilih karir pekerjaan atau pasangan

Ketika pasangan sejati sudah ditemukan, hari pernikahan akan ditentukan, tiba-tiba saja kamu atau panganmu mendapatkan pekerjaan impian di kota atau negara lain yang memaksamu berjauhan. Kamu harus memilih merelakan pekerjaan impianmu karena pasanganmu tidak mau kehilangan pekerjaannya juga karena ikut denganmu atau sebaliknya.

Baca Juga:  Pengalaman Suntik Putih, Manfaat dan Efek Sampingnya

Makanya banyak orang yang sudah menikah menasehati orang yang akan menikah dengan kata-kata “mau nikah itu banyak cobaannya”. Ternyata nasehat itu memang benar, karena menikah itu menyatukan dua pemikiran. Nggak heran juga kalau banyak orang yang sudah menikah dan akhirnya bercerai dengan alasan “beda prinsip”.

Itulah beberapa godaan yang sering muncul menjelang hari pernikahan. So, kapan kamu ngajak pacarmu menikah? Jangan cuma janji-janji manis aja. Buat yang masih galau, ayo segera move on! Trus cap cus deh merit.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like