HAH?! HAMIL?

Harapan setiap orang menikah adalah memiliki anak. Nggak terkecuali dengan saya. Jadi,, ini cerita saya dulu setelah menikah..

Jadi, sehari setelah menikah saya kedatangan tamu bulanan, alias haid. Sudah tentu acara bulan mau ditunda seminggu. Syukurlah saya mendapat kado dari tante tercinta voucher menginap di hotel Shangri-La Surabaya, jadinya momen Natal 2010 lalu dipakai untuk menginap di sana.

Seminggu + 4 hari tepatnya setelah bulan madu di sana saya mencoba untuk ngetes kehamilan menggunakan test pack. Katanya iklan di TV setelah seminggu baru bisa diketahui hasilnya. Suwer ewer ewer.. saya nervous dan deg-degan banget! Ini baru pertama kali saya megang barang begituan, maksudnya test pack. Lama banget saya di toilet, cuma untuk membaca petunjuk pemakaiannya. Akhirnya saya pun nekat mencobanya, Bismillah..

Dan hadilnya pun negatif. Yaah… nggak jadi kado ultah yang mengejutkan deh. Mana testpacknya mahal pula, sekali pakai 25 ribu. Hehehe.. Semenjak itu, suami membelikan saya banyak test pack yang harganya lebih murah.

Dua minggu kemudian saya mencoba lagi, iseng-iseng dan nggak terlalu berharap karena takut kecewa. Dan ternyata kali ini saya bener-bener kaget! Hasilnya strip dua, yang artinya positif. Uwoww…

Testpack hamil

Image from kangdadang.com

Sakin kagetnya saya langsung membuang testpack itu ke tempat sampah, sambil kayak orang blank gitu balik lagi ke kamar. Trus bilang ke suami kalau barusan tes hasilmnya positif. Suami menanyakan mana hasilnya, trus saya bilang kalau di tempat sampah. Alhasil suami ngobok-ngobok tempat sampah untuk cari tuh testpack.

Malamnya langsung ke dokter untuk ngecek lewat USG, dan alhamdulillah memang positif.

Kalau diinget lagi, tuh testpack yang banyak masih ada di rumah ortu, nggak terpakai. Karena saya memang nggak berniat hamil lagi dalam waktu dekat so otomatis testpack itu nggak akan dipakai.

Ada yang mau nyoba testpack?

WooCommerce Import Product Lewat File CSV

WooCommerce Product CSV Import Suite

Salah satu kelemahan E-commerce WordPress adalah tidak menyediakan fasilitas Import product menggunakan file csv. Dulu ada sih wordpress theme yang support e-commerce dan support fasilitas import, yaitu Templatic. Tetapi sepertinya banyak developer premium wordpress theme khusus e-commerce yang beralih menggunakan Woocomerce seperti Tokokoo dan Templatic.

Woocomerce sebenarnya memberikan plugin atau extension woocomerce untuk import product, namanya WooCommerce Product CSV Import Suite. Namun sayangnya plugin itu berbayar, mahal pula, $99. Nah, iseng-iseng saya mencari versi nullednya, dan ketemu.. bisa dilihat di sini

Silahkan download WooCommerce Product CSV Import Suite di sini
http://premiumwptheme.co/downloads/woocommerce-product-csv-import-suite/

Setelah saya ujicoba intsall plugin itu, ternyata membuat web wordpress e-commerce saya menjadi sangat lambat dan sering error. Mungkin karena WooCommerce Product CSV Import Suite-nya bukan versi terbaru. Akhirnya saya putuskan untuk deactivate plugin itu dan mencari plugin sejenis.

Alhamdulillah ya.. ketemu. Nama pluginnya Woocommerce CSV importer, pembuatnya adalah Allaerd Mensonides, dan ini gratis-tis..tis.. selain itu, plugin ini sangat mudah digunakan, nggak bikin website jadi lemot, dsb.

Silahkan download Woocommerce CSV importer di sini
http://wordpress.org/extend/plugins/woocommerce-csvimport/

Pertama kali, kamu harus tekan tombol create directory. Setelah itu, upload semua image product melalui media library blogmu. Terakhir, import dech file csv-nya, dan selesai! Kamu bisa import kurang lebih 1000 produk dalam sekali klik.

Oh ya, bagi yang bingung format file csv nya seperti apa, kamu bisa download punyaku. Sudah aku modifikasi sehingga menjadi lebih simple.

Download Sample File CSV
sample-import

Catatan penting:
– Hanya bisa memasukan satu URL gambar. Kalau mau menambahkan gambar lain, kamu harus edit product secara manual
– Kolom yang kosong di file csv itu biarkan saja kosong, kecuali kalau mau kamu isi.
– Agar status barangnya tidak out of stock: pada saat di menu products, pilih produk yang mau diedit –> bukl actions –> edit –> apply. Setelah itu pada pilihan PRODUCT DATA ubah In stock? –> In stock dan Manage stock –> No

Selamat mencoba.. :)

1 54 55 56 57 58 125