4 Maret 2013, BlackBerry Z10 Hadir di Indonesia

Hari ini Blackberry Z10 akan diluncurkan di Indonesia. BlackBerry Z10, ponsel pintar pertama yang memakai OS Blackberry 10. Dari desainnya Z10 ini berbeda dengan Blackberry lama. BlackBerry 10 dibangun di atas inti program (kernel) QNX. Kernel ini juga digunakan dalam industri otomotif pembangkit nuklir dan pesawat militer.

BlackBerry10 sebagai platform terbaru, yang berbeda dari OS-OS BlackBerry sebelumnya. Platform ini menjadi transisi BlackBerry meninggalkan layanan BIS (BlackBerry Internet Service). Sehingga, nanti pelanggan tidak perlu berlangganan BlackBerry lagi, cukup mendaftar paket Internet milik operator, seperti ponsel pintar lain.

BlackBerry Z10 Indonesia

Untuk melihat preview video BlackBerry Z10 silahkan lihat di bawah ini.

Buat yang sudah terbiasa memakai BB, bersiaplah untuk bingung karena tidak menemukan tombol BB, tidak ada tombol Home, Back. Lalu adanya apa? Cuma tombol on-off di atas, dan tombol volume suara. Jadi BlackBerry Z10 ini sudah canggih dan mengandalkan gesekan dari jari kita untuk mengaktifkannya.

Review jelasnya dalam bahasa Indonesia bisa dibaca di blognya Manapiring17

Belum ada berita yang pasti mengenai harga BlackBerry Z10 tahun 2013 di Indonesia. Sebagai perbandingan, di toko retail AS, BlackBerry Z10 dibanderol Rp 6,9 juta dan tersedia dalam dua warna.

Tunggu saja beberapa minggu lagi, tepatnya tanggal 15 Maret BlackBerry Z10 sudah bisa didapatkan di toko handphone di Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia.

Asus Vivobook S200 Baru!

Sudah satu hari ini saya bekerja menggunakan notebook baru yaitu Asus Vivobook S200. Jadi saya ingin cerita bagaimana akhirnya saya memutuskan untuk membeli Asus Vivobook S200.

Asus Vivobook S200 Core i3

Asus Vivobook S200 Core i3

Sebelumnya, laptop saya yang lama selalu diprotes oleh suami saya karena sangat lambat sekali untuk browsing dan menjalankan beberapa aplikasi. Padahal 3 tahun lalu laptop saya itu sudah yang paling canggih. Selain itu laptop lama saya yang merknya Acer itu juga rusak pada bagian touchpad dan keyboard. Alhasil saya harus menggunakan external mouse dan keyboad, sungguh tidak menyenangkan!

Setelah browsing dan membandingkan beberapa brand notebook, akhirnya saya memutuskan untuk memilih Asus VivoBook S200 karena sesuai dengan keinginan saya dan juga dengan spec yang sama dengan brand notebook lain tetapi harganya terjangkau (5,8 juta rupiah). Fitur yang saya butuhkan dan saya suka dari Asus Vivobook S200 ini antara lain:

  • Proesesor intel core i3
  • RAM 4 GB
  • HDD 400 GB
  • Sistem Operasi Windows 8 Original
  • Touch Screen
  • Slim, tanpa DVD Writer
  • 11 inch
  • Card reader
  • 3 USB Port
  • Keyboad karet (menyelamatkan saya dari pengrusakan pencukilan keyboard oleh anak saya)

Tadinya saya tergiur juga oleh Samsung Series 3 dengan spec serupa, cuma hargaya lebih mahal (diatas 6 juta rupiah) dan kekurangannya belum touch screen. Lalu ada juga HP Sleekbook yang harganya sama seperti Asus Vivobook S200, warnanya seperti yang saya cari selama ini (Ruby Red), berhadiah DVD Writer External pula! Tapi sayangnya belum touch screen. Saya pikir, windows 8 akan lebih berasa windowsnya kalau teknologi hardwarenya juga baru, yaitu sudah touch screen. Kalau laptop ada windows 8 tapi nggak touch screen ya sama aja seperti notebook lama, nggak seperti beli notebook baru.

Oh ya, jangan keliru ya kalau beli Asus Vivobook S200 ini cari yang intel core i3 aja. Emang agak susah mendapatkannya, karena kebanyakan penjual mempunyai yang Asus Vivobook intel dual core. Memang harganya jauh lebih murah cuma 4,6 juta rupiah, tetapi buat apa kalau cuma dual core. Nggak ada bedanya menggunakan laptop lama, nanti lemot juga kalau diinstall program 64 bit.

Warna yang tersedia ada hitam, silver dan ungu tua. Saya nyari yang warna pink gak ada, padahal di brosurnya ada lho.. trus nama serinya juga beda, di brosurnya tulisannya S200 tetapi kenyataan dilapangan itu tipe X202E. Wah.. mana yang bener nih? Gak jadi soal, selama specnya sama dan barangnya sama gpp.

Untuk USB portnya gak tau kenapa agak seret untuk dimasukin kabel USB, mungkin karena masih perawan kali ya :p kalau sudah beberapa kali kabel USB dari HD External masuk mungkin agak longgar #apaansih

Baterai yang digunakan adalah baterai polymer yang sudah jadi satu dengan notebook itu sendiri, alias nggak bisa dilepas atau dibongkar. Kalau misalnya rusak ya mau nggak mau harus beli notebook baru karena nggak bisa cuma ganti baterai aja.

Saya beli Asus Vivobook ini di Supermall Lippo Karawaci Tangerang. Setelah muter dan tanya di beberapa toko, akhirnya tetap yang termurah di toko Multicomplus, lantai paling atas e-center. Tapi nggak dikasi bonus apa-apa tuch, ga dapet tas laptop, hikss.. Agak nyesel juga sih, kenapa belinya nggak minggu lalu pas Supermall Lippo lagi ada undian lucky angpao. Sekarang undian itu sudah berakhir dan dengan uang hampir 6 juta nggak dapet bonus apa-apa.

Ya sudahlah,, yang penting saya punya notebook baru. Semoga makin semangat kerjanya. Amin..

1 48 49 50 51 52 121