Daftar Upah Buruh 2013

Berhubung hari ini adalah 1 Mei 2013 dan diperingati sebagai hari buruh internasional, saya jadi penasaran berapa sih gaji buruh di Indonesia, kok setiap tahun banyak buruh yang turun ke jalan untuk berdemo, khususnya di Jakarta.

Demo Buruh May Day

Daftar Upah Buruh 2013

Berikut daftar upah buruh terbaru 2013 setelah mengalami kenaikan. Daftar dari UMP tertinggi hingga terendah.

No Provinsi Upah Buruh UMP
1 DKI Jakarta Rp 2.200.000
2 Kalimantan Timur Rp 1.752.073
3 Papua Barat Rp 1.720.000
4 Papua Rp 1.710.000
5 Kalimantan Tengah Rp 1.553.127
6 Sulawesi Utara Rp 1.550.000
7 Nangroe Aceh Darussalam Rp 1.550,000
8 Sulawesi Selatan Rp 1.440.000
9 Riau Rp 1.400.000
10 Sumatera Utara Rp 1.375.000
11 Kepulauan Riau Rp 1.365.087
12 Sumatera Barat Rp 1.350.000
13 Sumatera Selatan Rp 1.350.000
14 Kalimantan Selatan Rp 1.337.500
15 Jambi Rp 1.300.000
16 Maluku Rp 1.275.000
17 Bangka Belitung Rp 1.265.000
18 Maluku Utara Rp 1.200.622
19 Bengkulu Rp 1.200,000
20 Bali Rp 1.181.000
21 Gorontalo Rp 1.175.000
22 Banten Rp 1.170.000
23 Sulawesi Barat Rp 1.165.000
24 Lampung Rp 1.150.000
25 Sulawesi Tenggara Rp 1.125.207
26 Nusa Tenggara Barat Rp 1.100.000
27 Kalimantan Barat Rp 1.060,000
28 Nusa Tenggara Timur Rp 1.010.000
29 Sulawesi Tengah Rp 995.000
30 Jogjakarta Rp 947.114
31 Jawa Timur Rp 866.250
32 Jawa Barat Rp 850.000
33 Jawa Tengah Rp 830.000

Demo Hari Buruh

Pemikiran para buruh, minta gaji naik tapi nggak pahamkalau dampak buruknya investor seperti pabrik sepatu, garmen, dll bisa pergi dari Indonesia dan lebih memilih untuk memindahkan pabriknya misalnya ke China, Filipina, dll.

Kalau nantinya terjadi PHK masal, pabrik tutup karena nggak mau naikin upah buruh, pasti nanti pemerintah yang disalahkan lagi.

Pilih mana? Bertahan dengan gaji yang ‘tidak cukup’ atau di PHK?

Saya sih bukan buruh, cuma saya dan suami pernah merasakan kerja dengan sistem kontrak, tanpa serikat pekerja, tanpa jaminan sosial yang jelas, dll. Hal itu membuat kami lebih mandiri dan mencari jalan gimana kebutuhan hidup bisa tercukupi tanpa melakukan hal-hal yang buruk, haram, dll.

Semoga masalah ini segera mendapatkan solusi. Capek kan tiap tahun lihat buruh demo di jalan terus, berpanas-panasan tanpa mendapatkan kejelasan.

Barang Evergreen, Terjual Sepanjang Tahun

Bingung mau jualan apa di olshop barang apa yang pasti sering dan rutin dibeli oleh orang? Ini juga pertanyaan yang sama buat para amazon affiliate, barang kategori apa yang mau dibuat autoblog amazon. Hehehe.. sama, saya juga masih bingung. Tapi sepertinya ada titik terang, barang evergreen adalah barang kebutuhan sehari-hari!

Contohnya:
– Pakaian
– Perlengkapan mandi
– Perlengkapan dapur
– Perlengkapan bayi
– Groceries (bahan makanan)
– dll

Kenapa saya lebih sering menyebutkan ‘perlengkapan’ daripada ‘peralatan’?

Perlengkapan itu biasanya harganya murah, tetapi lebih cepat habis dan akhirnya mau tidak mau orang harus membeli lagi. Sedangkan peralatan itu sifatnya lebih awet digunakan hingga bertahun-tahun, dan harganya juga jauh lebih mahal. Biasana peralatan itu dibeli sekali saja.

Kalau mau jualan olshop evergreen product, ada baiknya jualan peralatan lalu disertai dengan perlengkapannya. Misalnya jualan ban mobil, ya disertai peralatan perawatan ban mobil seperti carian pembersih ban mobil, krim untuk mengkilapkan ban mobil, dll. Tanpa sadar yang tadinya niat cuma beli ban mobil malah bisa nambah ke macam-macam.

Nggak percaya? Coba aja lihat keluarga yang belanja bulanan di supermarket seperti hypermart, giant, carefour. Niatnya cuma beli diaper buat anaknya, beras, minyak goreng, eh merembet beli hal-hal lain yang tidak ada dalam rencana seperti beli ice cream, wafer, biskuit, parfum, dll.

Jadi, selamat berburu barang evergreen.

Multiply Tutup, Apa Alasannya? Bagaimana Nasib Seller?

Seperti yang kita ketahui, Multiply memberi pengumuman melalui email dan juga di website mereka kalau mereka akan menutup situs Multiply per tanggal 6 Mei 2013 dan akan menghentikan semua kegiatan usahanya resmi per tanggal 31 Mei 2013.

Website Multiply Tutup

Ini Alasan Multiply Tutup Layanannya

Selama setahun terakhir, perusahaan diberi tugas sangat berat untuk mengubah total model bisnis dari jejaring sosial menjadi situs e-commerce. Perusahaan tidak berhasil melakukan perubahan itu.

Dalam siaran pers, Jumat (26/4/2013), pihak Multiply mengatakan “tidak akan bisa mencapai posisi terdepan di industri e-commerce dengan model bisnis yang berkesinambungan”.

Multiply akan menjalankan kegiatan dengan normal seperti biasanya sampai tanggal 6 Mei 2013, lalu secara bertahap menghentikan kegiatan usaha pada 31 Mei 2013.

Multiply memberi kesempatan kepada para penjual untuk memindahkan produknya ke situs e-commerce lain, menyelesaikan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan penjualan, pembayaran dan pengiriman barang.

Multiply Tutup Dua Kali

Awalnya Multiply adalah situs jejaring sosial untuk menulis blog serta berbagi konten foto dan video. Layanan jejaring sosial ini ditutup pada 1 Desember 2012. Lalu pada Januari 2013 Multiply memindahkan kantor pusatnya dari Florida ke Jakarta.

Tau nggak sih kalau Kantor cabang Multiply di Jakarta adalah yang terbesar? Kantor Multiply tepatnya ada di terletak di Gedung Gandaria 8, lantai 23, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

April 2011, Multiply membangun kantor cabang di Jakarta dan di Filipina dan meluncurkan ulang Multiply sebagai situs web jual beli online.

Sejenis situs Bukalapak dan Tokopedia, si Multiply ini mempertemukan pembeli dengan para pemilik toko virtual yang menjual aneka macam produk, mulai dari pakaian, perhiasan, hingga perangkat elektronik.

Kenapa Multiply Bisa Tutup?

Kenapa Multiply Bisa Tutup? Padahal jual beli di Multiply termasuk yang terbesar di Asia Tenggara?

Ini adalah pertanyaan banyak orang. Ada yang mengatakan karena pemilik Multiply juga merupakan pemegang saham di TokoBagus, dan mereka kini lebih memilih fokus di TokoBagus dibanding Multiply (kalau ini faktanya belum saya selidki lebih lanjut). Untuk pengguna Multiply di Filipina juga pelan-pelan dialihkan ke situs Sulit.com.ph

Mengapa Multiply tumbang dan tidak bisa bertahan seperti TokoBagus, Kaskus, dll? Kalau dipikir-pikir yang lebih sering menghabiskan uang untuk marketing, promosi iklan di TV adalah TokoBagus kan? Lalu situs semacam tokobagus dan berniaga.com dapat profitnya darimana hayo?? Setahu kalian kan beriklan di sana gratis, lalu transaksinya langsung antra penjual dan pembeli, TokoBagus dan Berniaga sendiri tidak ikut campur.

Nah.. justru itu, TokoBagus dan Berniaga dapat profit dari iklan dan para pemasang iklan, karena situs itu jadi sering dikunjungi yang menyebabkan trafficnya tinggi. Dari iklan yang terpasang di website mereka, keuntungan yang dicapai bisa puluhan sampai jutaan rupiah.

Multiply tutup karena ribet ngurusnya. Katanya CEO Multiply, Stefan Magdalinski, “Setelah berusaha sangat keras, kami terpaksa mengakui bahwa kami tidak berhasil melakukannya. Saya sangat menghargai tim saya untuk segala jerih payah dan kegigihannya walaupun hasil akhirnya bukan yang kami inginkan.

Gak salah kan kalau Multiply ditutup, karena lebih ribet daripada tokobagus yang cuma nyediain tempat iklan aja tanpa pernah terlibat transaksi antar pembeli dan penjual.

Bagaimana Nasib Seller di Multiply?

Menurut salah seorang teman kuliah saya dulu mengatakan (Anank), konsumer indo cuma banyak yang online di FB/Twitter.. klo belanja masih banyak yang offline.

Memang benar, terbukti dari saya sudah susah payah membuat website online shop yang canggih, keren seperti Vallians dan JPD dengan tujuan agar pembeli bisa melakukan order atau pembelian melalui website, eh tetap saja kebanyakan mereka melakukan pemesanan melalui SMS atau BB.

Buat para seller, kini saatnya menentukan arah dan tujuan hidup kalian. Ceile.. Bagi yang punya uang lebih dan mengurangi kegaptekan di Indonesia, bisa membeli jasa pembuatan toko online dan membuka toko online kamu sendiri. Bagi yang masih ingin cara manual, tradisional, ya silahkan memasarkan daganganmu di TokoBagus.

Multiply tutup, masih ada jalan menuju Roma, eh salah.. maksudnya menjadi Milyarder Toko Online.

Re-design Website JPD

Minggu lalu saya diminta oleh client saya yang dulu untuk merombak tampilan desain online shopnya yang pernah saya buatkan di tahun 2009. Dia mengatakan kalau websitenya yang sekarang tampilannya jelek, hehe..

Saya sih maklum saja, karena itu desain tahun 2009, kalau dibandingkan dengan website online shop yang sekarang berjamur dimana-mana, tentu kalah bersaing tampilannya.

Akhirnya saya menyanggupi untuk mendesain ulang webnya, tetapi tentunya ada biaya tambahan.

Bukan hanya mendesain ulang, tetapi saya juga harus memasukan produk-produk online shop JPD yang jumlahnya ratusan. Fiuhh.. but thanks produk yang masih available cuma sekitar 70an saja. Gila bok.. masukin produknya manual, walaupun sudah ada fasilitas import tetapi saya harus menulis ulang deskripsi tiap produk. Capek!

Tugas kedua adalah membuat tampilan website itu sama seperti demo site dari theme yang saya beli. Oh ya, nama themenya Shoppica dari Themeburn. Keren banget nih theme. Harganya $57 untuk single license, memang terbilang mahal daripada Tokokoo yang cuma $39 unlimited domain. Tetapi ada fitur-fitur di dalamnya yang memungkinkan bisa membuat halaman portfolio, testimonial, location store (dilengkapi google map), semua itu secara otomatis.

Nggak rugi deh beli theme ini., dan semoga saja klien saya menyukai tampilan baru dari olshopnya.

Website JPD Lama
(BEFORE)

Website JPD Lama

 

Website JPD Baru
(AFTER)

Website JPD Baru

1 26 27 28 29 30 69