Pengalaman Berjualan di Marketplace Luulla

Fresh from d’oven nich. Saya mau cerita tentang pengalaman singkat berjualan di luulla marketplace.

Setelah dikecewakan ebay, etsy, iOffer dan Bonanza, akhirnya saya mulai mencoba untuk berjualan di luulla. Luulla ini diclaim sebagai saingannya etsy, tempat menjual barang-barang handmade. Oke, saya bahas semuanya ya.

luulla marketplace

Tampilan Web

  • Desainnya simple, rapi, cute dan cewek pasti suka melihat web ini berlama-lama
  • Tidak ada menu kategori sorting produk yang memudahkan pengunjung/calon pembeli untuk browsing
  • Hasil pencarian melalui search box masih kacau, belum akurat

Seller Tools

  • Ada fasilitas bulk upload lewat csv yang saya suka
  • Proses upload produk cukup mudah dan sederhana
  • Tidak ada statistik pengunjung toko kita, hanya berupa total sales

Biaya per bulannya $9.90 dan kalau barang laku terjual kena fee 4.5%.

Sayangnya baru beberapa kali upload lewat csv, fasilitas itu sudah didisable karena saya melanggar copyright infringement.

luulla deactivated

Karena kesal saya pun melakukan cancel subscribtion, trus saya open case paypal dan minta refund. Duit saya dibalikin dan akun saya disuspend/deactivated sama lulla. Hahaha.. nggondok dia gara-gara saya minta refund.

Lumayan duit balik.. gak pate’en lah nggak jualan di luulla. Lagian marketplace tersebut nggak rame, sama seperti bonanza. Masih mending di eBay, baru listing sehari sudah sold.

Jadi saya sekarang fokus mengembangkan website saya agar trafficnya tinggi.

Buat kamu yang mau berjualan barang-barang handmade di lulla, silahkan coba aja siapa tau kamu lebih beruntung daripada saya.

HP SleekBook Core i3 Pengganti si VivoBook

Alhamdulillah akhirnya dibeliin laptop baru sama suami setelah kematian Asus VivoBook gara-gara disiram air sama anak.

Tadinya mau beli merk Asus lagi, tapi yang slimbook tanpa OS, core i3 dan harganya dibawah 5 juta. Eh ternyata barangnya discontinue dan harganya beda dengan yang tertera di brosur Asus. Akhirnya nyoba cari laptop dengan spesifikasi sejenis yang harganya nggak lebih dari 5 juta.

hp sleekbook core i3

Bertemulah dengan HP PAVILLION SLEEKBOOK 14 inch Core i3. Tadinya sih penjualnya nawarin harga 5,4 juta, tetapi setelah nego akhirnya laptop itu dilepas dengan harga 5.1 juta, dengan bonus sebagai berikut:

  • Screen Protector
  • Silicone Keyboard Protector (standar)
  • DVD RW External
  • Optical Mouse (standar)
  • Tas laptop kulit sintetis

Yang bikin saya menganggap laptop ini layak dibeli dibandingkan dengan merk lain adalah:

  • Slim, tipis, nggak berat karena gak ada DVDnya.
  • Sudah dapat Windows 8 Original.
  • Memori 4 GB.
  • Sudah ada VGA NVidia GeForce.
  • Dapat bonus DVD RW External, jadi lumayanlah menghemat 400ribu.
  • Cashback 150ribu atau voucher pulsa sebesar 200ribu.

Merk lain dengan spesifikasi sejenis belum ada OSnya, mau tidak mau harus install Windows bajakan atau beli aslinya kurang lebih 700ribuan. Merk lain space hardisknya memang sudah 500 GB tetapi memorinya masih 2 MB. Merk lain juga VGAnya masih onboard dan kalaupun ada yang sudah pake NVidia GeForce, harganya hampir 6 juta.

Rasanya njomplang banget kalau dibandingkan dengan beli vivobook 6 bulan lalu yang harganya hampir 6 juta tetapi nggak dapet apa-apa, nggak dikasi tas laptop lagi. Kayaknya semua produk HP dikasi tas laptop. Dulu waktu kuliah saya juga beli laptop Compaq (merger sama HP) dan dapat tas laptop juga.

Tapi ingat, laptop ini walaupun windows 8 tapi nggak touch screen lho ya.

HP Sleekbook core i3 merah

Semoga laptop baru ini membawa berkah, lebih giat lagi bekerjanya, semoga nggak disiram air lagi sama anakku. Amin..

Intel Core i3 2367U / 1.4 Ghz / 14″ Display / 4GB Ram / 500 GB HDD / Nvidia GT630 1GB  / Wifi / Bluetooth  / Windows 8

Processor Intel Core i3 2367U
Clockspeed 1.4 Ghz
Display Size 14″ WXGA LED
Display Nvidia GT630 -1GB
Max Resolution 1366 x 768
Memory RAM 4 GB DDR3 PC10600
Storage 500 GB HDD
Network Connection Wi/Fi 802.11 a/b/g/n ,LAN,Bluetooth
Optical Drive No
Operating Sytem Windows 8 64Bit
Port 3xUsb, Mini HDMi, Headphone/Mic, Micro SD
Camera 1.3 Megapixels
Weight 1.8 Kg (Unit only)
Battery 4 Cell Lithium-Polimer ion
Colors Red
Carrying Case Bag
Warranty 1 Year Limited Warranty by HP Indonesia
Featured Ultra slim ,Red glossy

 

RIP My Beloved Asus Vivobook

Masih ingat dengan postinganku beberapa bulan lalu tentang notebook yang sangat kubanggakan, asus vivobook S200 ? Nah,, saya ingin memberikan kabar buruk 🙁

2 hari lalu laptop vivobook s200 saya secara sengaja disiram air aqua gelas sama anak saya yang berumur 2 tahun. Marah, kesal, kecewa, nangis, ya tentu saja. Bayangkan, untuk membeli laptop yang harganya hampir 6 juta itu saya harus mencicil selama 6 bulan (cicilannya baru lunas bulan kemarin), dan kini rusak total gara-gara air mineral seharga 500 rupiah. WTF!

Banyak yang ngasi saran, jangan dinyalain dulu. Dilap, dikeringkan, dsb. Wah.. sudah terlambat. Pada saat saya mengetahui laptop itu basah adalah dalam keadaan nyala. Setelah saya bongkar isi laptopnya, sudah terendam air.

Laptop rusak kena air

Salah satu solusi yang sering dipakai untuk memperbaiki laptop yang terkena air adalah dengan membawanya ke asus service center dan mengganti motherboard. Tapi sayangnya,,,

  1. Membawa laptop untuk diperbaiki di service center akan memakan waktu lebih dari 1 bulan, ada pengalaman malah bisa 3 bulan belum selesai.
  2. Kelemahan dari asus adalah harga sparepart motherboard yang lebih mahal daripada merk lainnya. Punya saya bisa lebih dari 2 juta untuk mengganti mobo.
  3. Tidak semua sparepart yang diganti itu gratis walau itu dibawa ke service center dan statusnya masih garansi. Bayangkan sudah nunggu 3 bulan tetapi biaya yang dikeluarkan sama.

Pertolongan Pertama Pada Laptop Rusak

Semenjak kejadian 2x laptop rusak, akhirnya saya belajar bahwa ternyata ada cara ampuh untuk menyelamatkan data di laptop. Bagi sebagian orang, gpp lah laptop rusak yang penting datanya selamat. Syukurlah, laptop memiliki kelebihan itu apabila terjadi kerusakan. Tidak peduli rusak karena hardisk bad sector, laptop mati total, laptop blue screen gak bisa booting, laptop restart terus, laptop kena air (seperti saya), dll.

  1. Bongkar laptop menggunakan obeng plus (+) atau obeng kembang yang kecil. Masa cowok gak punya? Saya aja yang cewek punya kok.
  2. Ambil hardisknya.
  3. Beli case hardisk external. Saya merekomendasikan merk samsung. Harganya murah cuma 65.000, warnanya macem-macem ada merah, hitam, biru. Coba beli di http://www.mitramm.com
  4. Taruh hardisk laptop di case hardisk external.

dan data-datamu di laptop yang rusak itu pun terselamatkan.

Selama beberapa hari ini saya terpaksa meminjam laptop adik untuk kerja. Saya belum tau kapan akan membawa laptop saya ke service center asus. Berharap saya bisa mendapatkan solusi segera.

Hikss.. masih nggak ikhlas. Kerja keras selama ini berbuah sia-sia. Nasib.. nasib..

Mencairkan Cek Amazon di Bank

Setelah hampir 1 tahun lamanya, akhirnya saya mendapatkan cek Amazon lagi. Maklum, sudah lebih dari 1 tahun saya nggak fokus mempromosikan produk-produk Amazon karena komisinya yang kecil sekali cuma 4% per produk. Makanya saya lebih fokus mengurusi online shop saya, saya bisa mengambil untung berapapun yang saya mau.

Cek Amazon itu sebelumnya hilang atau tidak sampai ke alamat saya. Padahal alamat yang saya tulis sudah benar. Akhirnya saya minta cek itu dikirim lagi, dan cek sebelumnya dibatalkan saja. Pihak Amazon pun mengirimkan kembali cek tersebut ke alamat saya, dan mengatakan kalau sampai 8 minggu lebih cek tersebut masih tidak saya terima (24 September 2013), maka pihak Amazon akan menginvestigasinya.

Cek Amazon

Alhamdulillah beberapa hari lalu cek Amazon itu datang. Nominalnya nggak besar, beda dengan 2 kali cek sebelumnya yang mencapai 4 digit, kali ini cuma tiga digit dan nggak mencapai $500. Biasanya kalau kurang dari $500 saya pilih pembayaran melalui Amazon Gift Card dan menjualnya di eBay. Tetapi karena takut ketipu lagi sama buyer ebay, akhirnya saya minta pembayaran komisi Amazon melalui cek saja walaupun nominalnya sedikit.

Mencairkan Cek Amazon di Bank Mandiri

Singkat cerita,, Cek itu dibawa suamiku untuk dicairkan. Sebelumnya cek Amazon yang dulu pernah dicairkan di kantor pusat BRI Surabaya. Lalu cek kedua dicairkan di Bank Mandiri Jakarta, kantor cabang tetapi gede kantornya. Nah, cek yang terakhir ini dicairkan di Bank Mandiri Jakarta kantor cabang kecil. Alhasil, pegawai Bank Mandiri cuma bisa bingung, bagaimana cara pencairannya. Bolak balik dia nelpon ke Bank Mandiri Pertamina Pusat.

Pertama karyawan Bank Mandiri mengatakan biaya sebesar $10 di awal, selebihnya dipotong $30. Eh,, terakhir-terakhir mintya $30 di awal. Wah,, nggak bener ini. Akhirnya cek tersebut dibatalkan.

Mencairkan Cek Amazon di Bank CIMB Niaga

Esok harinya, suamiku membawa cek Amazon tersebut untuk dicairkan di Bank CIMB Niaga. Alhamdulillah, di Bank CIMB Niaga prosesnya lebih simple. Cukup membayar $10 tanpa ada biaya tambahan.

Memang sih,, sudah terkenal di dunia maya bahwa Bank Mandiri itu yang paling besar potongannya kalau mencairkan cek Amazon. Saya sebelumnya juga sudah tau kalau di Bank CIMB Niaga itu yang paling gampang mencairkan cek. Cuma dulu karena suami saya nggak punya rekening CIMB NIAGA makanya dicairkan di BRI. Tetapi sejak setahun ini pindah ke Tangerang dan pindah perusahaan, akhirnya punya deh rekening CIMB Niaga.

Bener-bener Alhamdulillah deh semua sudah beres.

Jangan coba sekali-kali ke Bank Mandiri, kalau nggak terpaksa. Bank Mandiri itu menerapkan pembayaran $10 di awal atau 16% dari nilai cek (tergantung mana yang lebih besar), dan sisanya $40.

Buat kamu yang bermain Amazon,, saran saya agar membuka tabungan CIMB Niaga (bukan promosi lho). Apalagi kalau kamu tinggal bukan di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dll Proses pencairan cek Amazon itu sungguh ribet.

Semoga pengalaman saya ini membantu banyak orang.

1 18 19 20 21 22 71