RIP My Beloved Asus Vivobook

Masih ingat dengan postinganku beberapa bulan lalu tentang notebook yang sangat kubanggakan, asus vivobook S200 ? Nah,, saya ingin memberikan kabar buruk :(

2 hari lalu laptop vivobook s200 saya secara sengaja disiram air aqua gelas sama anak saya yang berumur 2 tahun. Marah, kesal, kecewa, nangis, ya tentu saja. Bayangkan, untuk membeli laptop yang harganya hampir 6 juta itu saya harus mencicil selama 6 bulan (cicilannya baru lunas bulan kemarin), dan kini rusak total gara-gara air mineral seharga 500 rupiah. WTF!

Banyak yang ngasi saran, jangan dinyalain dulu. Dilap, dikeringkan, dsb. Wah.. sudah terlambat. Pada saat saya mengetahui laptop itu basah adalah dalam keadaan nyala. Setelah saya bongkar isi laptopnya, sudah terendam air.

Laptop rusak kena air

Salah satu solusi yang sering dipakai untuk memperbaiki laptop yang terkena air adalah dengan membawanya ke asus service center dan mengganti motherboard. Tapi sayangnya,,,

  1. Membawa laptop untuk diperbaiki di service center akan memakan waktu lebih dari 1 bulan, ada pengalaman malah bisa 3 bulan belum selesai.
  2. Kelemahan dari asus adalah harga sparepart motherboard yang lebih mahal daripada merk lainnya. Punya saya bisa lebih dari 2 juta untuk mengganti mobo.
  3. Tidak semua sparepart yang diganti itu gratis walau itu dibawa ke service center dan statusnya masih garansi. Bayangkan sudah nunggu 3 bulan tetapi biaya yang dikeluarkan sama.

Pertolongan Pertama Pada Laptop Rusak

Semenjak kejadian 2x laptop rusak, akhirnya saya belajar bahwa ternyata ada cara ampuh untuk menyelamatkan data di laptop. Bagi sebagian orang, gpp lah laptop rusak yang penting datanya selamat. Syukurlah, laptop memiliki kelebihan itu apabila terjadi kerusakan. Tidak peduli rusak karena hardisk bad sector, laptop mati total, laptop blue screen gak bisa booting, laptop restart terus, laptop kena air (seperti saya), dll.

  1. Bongkar laptop menggunakan obeng plus (+) atau obeng kembang yang kecil. Masa cowok gak punya? Saya aja yang cewek punya kok.
  2. Ambil hardisknya.
  3. Beli case hardisk external. Saya merekomendasikan merk samsung. Harganya murah cuma 65.000, warnanya macem-macem ada merah, hitam, biru. Coba beli di http://www.mitramm.com
  4. Taruh hardisk laptop di case hardisk external.

dan data-datamu di laptop yang rusak itu pun terselamatkan.

Selama beberapa hari ini saya terpaksa meminjam laptop adik untuk kerja. Saya belum tau kapan akan membawa laptop saya ke service center asus. Berharap saya bisa mendapatkan solusi segera.

Hikss.. masih nggak ikhlas. Kerja keras selama ini berbuah sia-sia. Nasib.. nasib..

Mencairkan Cek Amazon di Bank

Setelah hampir 1 tahun lamanya, akhirnya saya mendapatkan cek Amazon lagi. Maklum, sudah lebih dari 1 tahun saya nggak fokus mempromosikan produk-produk Amazon karena komisinya yang kecil sekali cuma 4% per produk. Makanya saya lebih fokus mengurusi online shop saya, saya bisa mengambil untung berapapun yang saya mau.

Cek Amazon itu sebelumnya hilang atau tidak sampai ke alamat saya. Padahal alamat yang saya tulis sudah benar. Akhirnya saya minta cek itu dikirim lagi, dan cek sebelumnya dibatalkan saja. Pihak Amazon pun mengirimkan kembali cek tersebut ke alamat saya, dan mengatakan kalau sampai 8 minggu lebih cek tersebut masih tidak saya terima (24 September 2013), maka pihak Amazon akan menginvestigasinya.

Cek Amazon

Alhamdulillah beberapa hari lalu cek Amazon itu datang. Nominalnya nggak besar, beda dengan 2 kali cek sebelumnya yang mencapai 4 digit, kali ini cuma tiga digit dan nggak mencapai $500. Biasanya kalau kurang dari $500 saya pilih pembayaran melalui Amazon Gift Card dan menjualnya di eBay. Tetapi karena takut ketipu lagi sama buyer ebay, akhirnya saya minta pembayaran komisi Amazon melalui cek saja walaupun nominalnya sedikit.

Mencairkan Cek Amazon di Bank Mandiri

Singkat cerita,, Cek itu dibawa suamiku untuk dicairkan. Sebelumnya cek Amazon yang dulu pernah dicairkan di kantor pusat BRI Surabaya. Lalu cek kedua dicairkan di Bank Mandiri Jakarta, kantor cabang tetapi gede kantornya. Nah, cek yang terakhir ini dicairkan di Bank Mandiri Jakarta kantor cabang kecil. Alhasil, pegawai Bank Mandiri cuma bisa bingung, bagaimana cara pencairannya. Bolak balik dia nelpon ke Bank Mandiri Pertamina Pusat.

Pertama karyawan Bank Mandiri mengatakan biaya sebesar $10 di awal, selebihnya dipotong $30. Eh,, terakhir-terakhir mintya $30 di awal. Wah,, nggak bener ini. Akhirnya cek tersebut dibatalkan.

Mencairkan Cek Amazon di Bank CIMB Niaga

Esok harinya, suamiku membawa cek Amazon tersebut untuk dicairkan di Bank CIMB Niaga. Alhamdulillah, di Bank CIMB Niaga prosesnya lebih simple. Cukup membayar $10 tanpa ada biaya tambahan.

Memang sih,, sudah terkenal di dunia maya bahwa Bank Mandiri itu yang paling besar potongannya kalau mencairkan cek Amazon. Saya sebelumnya juga sudah tau kalau di Bank CIMB Niaga itu yang paling gampang mencairkan cek. Cuma dulu karena suami saya nggak punya rekening CIMB NIAGA makanya dicairkan di BRI. Tetapi sejak setahun ini pindah ke Tangerang dan pindah perusahaan, akhirnya punya deh rekening CIMB Niaga.

Bener-bener Alhamdulillah deh semua sudah beres.

Jangan coba sekali-kali ke Bank Mandiri, kalau nggak terpaksa. Bank Mandiri itu menerapkan pembayaran $10 di awal atau 16% dari nilai cek (tergantung mana yang lebih besar), dan sisanya $40.

Buat kamu yang bermain Amazon,, saran saya agar membuka tabungan CIMB Niaga (bukan promosi lho). Apalagi kalau kamu tinggal bukan di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dll Proses pencairan cek Amazon itu sungguh ribet.

Semoga pengalaman saya ini membantu banyak orang.

1 11 12 13 14 15 121