Archive of ‘IT News’ category

AdReviewCamp Tutup, Depositku Hangus Entah Kemana

Sudah pada tau kan apa itu AdreviewCamp?

AdReviewCamp Indonesia

AdReviewCamp Tutup

AdReviewCamp itu layanan yang mempertemukan advertiser dan blogger (publisher). Advertiser dapat memberikan job kepada blogger dengan cara menulis review tentang website mereka. Publisher atau blogger mendapatkan komisi uang dari job yang diberikan tersebut dengan cara menulis review atau artikel di blog mereka. Kalau kamu tau buyblogreviews.com atau blogvertise.com atau reviewme.com, yaa.. website AdReviewCamp sejenis itulah.

AdreviewCamp ini adalah bagian dari JogjaCamp yang juga menghandle AdsenseCamp. AdsenseCamp itu lho sejenis Google Adsense versi Indonesia, yang memungkinkan si publisher mendapatkan uang dari iklan yang dipasang di blognya lalu diklik pengunjung.

Tapi sayangnya keberhasilan AdReviewCamp tidak seperti AdsenseCamp, terbukti saya melihat layanan advertising itu sering disusupi oleh spam blogger, lalu blogger/publisher yang mendaftar di sana juga sudah tidak aktif dan parahnya lagi sekarang AdReviewCamp itu tutup!

Alamak..!

AdReviewCamp Tutup

Entah tutup atau websitenya error, tapi yang pasti sudah lama website AdreviewCamp tidak bisa diakses dan saya tidak bisa login ke sana. Padahal deposit saya di sana masih ada 300ribu dan otomatis hilang dong. Sialan, juga tuh AdreviewCamp. Saya mencoba beberapa kali menghubungi admin AdreviewCamp, tetapi tidak ada balasan. Ya iyalah.. mereka sudah tutup. Sudah males mengurusi komplain pelanggannya.

Kenapa setiap kali ada perusahaan yang menutup layanannya, yang dirugikan selalu pelanggan. Saya hanya bisa gigit jari, merelakan, mengiklaskan keapesan ini.

Jadi semakin yakin, jika ada orang Indonesia yang ingin meniru-niru keberhasilan website luar negri yang sedang booming, pasti ujung-ujungnya bangkrut juga. Sebelumnya website review sejenis bernama ReviewMu.com milik Cosa Aranda juga bangkrut. Tinggal tunggu tanggal mainnya saja, kapan AdsenseCamp akan tutup juga.

Multiply Tutup, Apa Alasannya? Bagaimana Nasib Seller?

Seperti yang kita ketahui, Multiply memberi pengumuman melalui email dan juga di website mereka kalau mereka akan menutup situs Multiply per tanggal 6 Mei 2013 dan akan menghentikan semua kegiatan usahanya resmi per tanggal 31 Mei 2013.

Website Multiply Tutup

Ini Alasan Multiply Tutup Layanannya

Selama setahun terakhir, perusahaan diberi tugas sangat berat untuk mengubah total model bisnis dari jejaring sosial menjadi situs e-commerce. Perusahaan tidak berhasil melakukan perubahan itu.

Dalam siaran pers, Jumat (26/4/2013), pihak Multiply mengatakan “tidak akan bisa mencapai posisi terdepan di industri e-commerce dengan model bisnis yang berkesinambungan”.

Multiply akan menjalankan kegiatan dengan normal seperti biasanya sampai tanggal 6 Mei 2013, lalu secara bertahap menghentikan kegiatan usaha pada 31 Mei 2013.

Multiply memberi kesempatan kepada para penjual untuk memindahkan produknya ke situs e-commerce lain, menyelesaikan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan penjualan, pembayaran dan pengiriman barang.

Multiply Tutup Dua Kali

Awalnya Multiply adalah situs jejaring sosial untuk menulis blog serta berbagi konten foto dan video. Layanan jejaring sosial ini ditutup pada 1 Desember 2012. Lalu pada Januari 2013 Multiply memindahkan kantor pusatnya dari Florida ke Jakarta.

Tau nggak sih kalau Kantor cabang Multiply di Jakarta adalah yang terbesar? Kantor Multiply tepatnya ada di terletak di Gedung Gandaria 8, lantai 23, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

April 2011, Multiply membangun kantor cabang di Jakarta dan di Filipina dan meluncurkan ulang Multiply sebagai situs web jual beli online.

Sejenis situs Bukalapak dan Tokopedia, si Multiply ini mempertemukan pembeli dengan para pemilik toko virtual yang menjual aneka macam produk, mulai dari pakaian, perhiasan, hingga perangkat elektronik.

Kenapa Multiply Bisa Tutup?

Kenapa Multiply Bisa Tutup? Padahal jual beli di Multiply termasuk yang terbesar di Asia Tenggara?

Ini adalah pertanyaan banyak orang. Ada yang mengatakan karena pemilik Multiply juga merupakan pemegang saham di TokoBagus, dan mereka kini lebih memilih fokus di TokoBagus dibanding Multiply (kalau ini faktanya belum saya selidki lebih lanjut). Untuk pengguna Multiply di Filipina juga pelan-pelan dialihkan ke situs Sulit.com.ph

Mengapa Multiply tumbang dan tidak bisa bertahan seperti TokoBagus, Kaskus, dll? Kalau dipikir-pikir yang lebih sering menghabiskan uang untuk marketing, promosi iklan di TV adalah TokoBagus kan? Lalu situs semacam tokobagus dan berniaga.com dapat profitnya darimana hayo?? Setahu kalian kan beriklan di sana gratis, lalu transaksinya langsung antra penjual dan pembeli, TokoBagus dan Berniaga sendiri tidak ikut campur.

Nah.. justru itu, TokoBagus dan Berniaga dapat profit dari iklan dan para pemasang iklan, karena situs itu jadi sering dikunjungi yang menyebabkan trafficnya tinggi. Dari iklan yang terpasang di website mereka, keuntungan yang dicapai bisa puluhan sampai jutaan rupiah.

Multiply tutup karena ribet ngurusnya. Katanya CEO Multiply, Stefan Magdalinski, “Setelah berusaha sangat keras, kami terpaksa mengakui bahwa kami tidak berhasil melakukannya. Saya sangat menghargai tim saya untuk segala jerih payah dan kegigihannya walaupun hasil akhirnya bukan yang kami inginkan.

Gak salah kan kalau Multiply ditutup, karena lebih ribet daripada tokobagus yang cuma nyediain tempat iklan aja tanpa pernah terlibat transaksi antar pembeli dan penjual.

Bagaimana Nasib Seller di Multiply?

Menurut salah seorang teman kuliah saya dulu mengatakan (Anank), konsumer indo cuma banyak yang online di FB/Twitter.. klo belanja masih banyak yang offline.

Memang benar, terbukti dari saya sudah susah payah membuat website online shop yang canggih, keren seperti Vallians dan JPD dengan tujuan agar pembeli bisa melakukan order atau pembelian melalui website, eh tetap saja kebanyakan mereka melakukan pemesanan melalui SMS atau BB.

Buat para seller, kini saatnya menentukan arah dan tujuan hidup kalian. Ceile.. Bagi yang punya uang lebih dan mengurangi kegaptekan di Indonesia, bisa membeli jasa pembuatan toko online dan membuka toko online kamu sendiri. Bagi yang masih ingin cara manual, tradisional, ya silahkan memasarkan daganganmu di TokoBagus.

Multiply tutup, masih ada jalan menuju Roma, eh salah.. maksudnya menjadi Milyarder Toko Online.

1 4 5 6 7 8 32