Archive of ‘Personal Life’ category

PayPal dan eBay kejam, bisakah kita lebih kejam?

Banyak sekali kasus penipuan di eBay, belum lagi akun yang susah payah kita buat di Paypal dan sedikit-demi sedikit kita menghasilkan dollar dari Internet direnggut begitu saja.

Kasus yang banyak terjadi adalah jual beli di eBay. Kita menjual barang yang sudah ada peraturan bahwa barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan, apapun alasannya. Lalu sebagai penjual yang jujur, tentu saja barang yang kita jual tidak ada perbedaan antara foto yang kita pajang di eBay maupun barang aslinya.

Tetapi kadang Buyer Protection Paypal membuat celah bagi para penipu untuk mengerjadi kita habis-habisan. Bukan hanya barang kita nggak kembali, uang di paypal hilang yang paling parah akun Paypal diclose secara sepihak karena kita dianggap penipu. Pembeli/buyer penipu memanfaatkan fasilitas open dispute PayPal. Celakanya.. walaupun kita sudah memberikan no tracking pengiriman dari Pos Indonesia, hal itu tidak banyak menyelamatkan kita. Mereka hanya percaya pada jasa pengiriman sekelas DHL, FedEx, UPS dan sejenisnya yang mempunyai fasilitas tracking barang uptodate. Dimana hal itu sangat tidak mungkin bagi kita untuk mengirimkan barang dibawah $50 dengan DHL, FedEx, dll karena tarif pengiriman / shipping cost jauh lebih mahal daripada nilai barang yang kita jual. Apakah pembeli mau membelinya?

Geram? Jengkel? Marah? So pasti.. tapi apakah kita bisa membalasnya? Kalau orang jujur yang takut sama Tuhan pasti akan pasrah dan merelakannya. Tapi bagi orang yang sudah sering kena tipu, saatnya kamu beraksi. How?

Saya punya pengalaman pribadi seputar ini. Yang pasti saya puas sudah membalas mereka. Maaf ya.. curhatnya nggak sampai full.

Kesimpulannya.. balas dendamlah kalau kamu sudah sering merasa disakiti. Balas dendam dengan strategi yang matang dan professional. Balas dendam membutuhkan pengorbanan, dan mungkin orang lain yang tidak bersalah yang terkena akibatnya. Tetapi hal itu lebih baik daripada menjadi orang bodoh dan dungu karena diam saja.

Tips Memperbanyak ASIP

Pengalaman ini saya dapatkan justru tepat pada saat Nevan genap berusia 6 bulan, sudah lulus S1 ASI. Saya baru tau, bahwa selama ini ada cara atau trik untuk tetap bisa menyusui langsung tetapi stok ASIP (ASI Perahan) juga banyak.

Selama ini saya menyusui dengan PD secara bergantian, sehingga pada saat akan diperah hanya menghasilkan ASIP yang sedikit, paling banyak 50ml saja, satu botol kecil 🙁

Tapi kalau dengan cara seperti ini, insya allah Nevan bisa tetap ASI hingga 2 tahun. Tetap sehat, gak pernah sakit, dan juga hemaaaat..

Pada saat melahirkan, produksi ASI (Air Susu Ibu) memang tidak langsung banyak, biasanya berlangsung beberapa hari, malah ada yang sampai 2 minggu. Nggak usah bingung, stress, pusing, dan langsung memutuskan untuk memberi bayi susu formula, oh no.. no..

Dirangsang terus si payudara biar mengeluarkan ASI, caranya dengan cara dipijat/massage dan dibelikan saja pompa ASI yang merk ternama, jangan yang abal-abal. Biasanya ada harga ada rupa, yang mahal enak dipakai, praktis. Memang harganya agak mahal diatas 300ribu, tetapi masih lebih murah jika dibandingkan beli susu formula selama 1 bulan.

Kalau katanya @ID_AyahASI, si ibu harus bahagia pada saat menyusui, dan mendapat dukungan dari orang-orang sekitarnya. Percuma kalau kita sudah sepenuh hari ingin menyusui bayi tapi suami, orangtua, mertua menyuruh pakai sufor alias susu formula. Capedeh… kalau sudah begitu, pasang earphone tiap hari, hiraukan mereka, yang penting ASI! ASI itu gratis lho ibu-ibu.. lumayan daripada uangnya dipakai beli sufor, mending ditabung untuk kebutuhan lainnya, atau untuk memanjakan ibunya di salon.

Suplemen makanan + tablet extrak daun katuk itu opsional. Selama beberapa bulan saya mengkonsumsi sayur daun katuk, dan tabletnya juga tidak membuat produksi ASI saya meningkat drastis, semua itu hanya sugesti.. bahkan mitos kali ya. Tapi yang pasti, sayur daun katuk itu banyak manfaatnya buat ibu, dan bisa membuat ASI lebih kental dan putih seperti susu UHT. Pengalaman pribadi saya ketika mengkonsumsi daun katuk dan tidak, terlihat jelas perbedaannya.

Makan durian itu tidak membuat ASI menjadi lancar, bukan duriannya tapi efek happy, bahagia karena memakan durian lah yang membuat produksi ASI menjadi lancar. Intinya, senang! Gitu kayanya @ID_AyahASI

Makan apa saja boleh, selama porsinya wajar, yang penting bukan kuantitas tapi kualitas.

Sip, kalau semua itu sudah dilakukan, sekarang Tips memperbanyak ASI secara teknisnya.

  • Siapkan pompa asi dan botol-botol yang sudah dicuci bersih, distrerilkan dalam wadah khusus di samping tempat tidur.
  • Dimulai dari jam 12 malam, pada saat bayi minta nenen, berikan satu sisi PD saja untuk dikenyot, misalnya yang sebelah kiri saja. PD yang sebelah kanan, biarkan selama 3 jam untuk memproduksi ASI.
  • Setelah 3 jam, kurang lebih jam 3 pagi, pompa hingga kosong PD yang sebelah kanan yang tadi tidak dipakai untuk nenenin bayi langsung. Alhasil perahannya bisa mencapai 100ml lebih.
  • Lakukan lagi selama 3 jam berikutnya, yaitu jam 6 pagi. Jadi selama semalam ibu bisa mendapatkan 200ml ASIP yang bisa ditaruh di kulkas.
  • Sedangkan kalau siang, nenenin langsung saja. Kecuali kalau ibu adalah wanita yang bekerja. Kalau nggak bekerja, alias di rumah saja, sebisa mungkin bayi menyusu pada ibu secara langsung.
  • Kalau bekerja, setiap 3 jam pompa PD. Biasanya sekali perah bisa mendapatkan 200ml, kalau setengah hari mulai jam 8 pagi hingga 5 sore bisa mendapatkan 6 botol ASIP @100ml. Lumayan kan..

ASIP itu berguna pada saat kita ingin pergi meninggalkan bayi di rumah, atau pergi membawa bayi dan ingin tetap bisa memberikan ASI tanpa perlu buka-buka baju di luar, hehe..

Buat ibu yang melahirkannya secara operasi juga bisa tetap memberikan ASI walau kebanyakan sih kalau melahirkan secara operasi caesar itu ASInya nggak keluar. Tetapi dengan niat yang kuat, dibantu pompa asi, Insya Allah semua ada jalannya.

Semoga teknik memperbanyak ASI bisa berguna. Kalau ada info tambahan, silahlan komen di bawah ini ya..

Pamer Susu

Breast Milk a.k.a ASI a.k.a Air Susu Ibu – yang diperah

Breast Milk ASI Perahan

Hasil perah pagi hari, Senin 9 Januari 2012. Efek dari makan sayur daun katuk dan air rebusan kacang hijau saringan pertama. Lumayan banyak lho… sekali perah bisa 120 ml, sebelah kanan saja. Tapi maaf.. yang dipamerin hasil perahannya saja, air susu bukan susunya, wkwkkw…

Ayo mom, kalau mau ASIPnya kental, putih bersih seperti susu UHT, sering-sering makan yang bergizi. Buang tuh jauh-jauh mitos banyak makan selama menyusui, itu menyesatkan! Yang ada malah bikin berat badan mom bertambah banyak, mekar deh tubuh, bener-bener seperti emak-emak sudah tua. Yang bener itu, sedikiiiiit aja porsi makannya, tapi yang bergizi, dan sering 4 kali sehari. Hasilnya… nanti bisa tetep langsing lho seperti saya walaupun sudah pernah melahirkan :”>

Ayo mom dan dad (berlaku juga buat yg mau menikah), sebisa mungkin melahirkan normal dan berikan ASI aja, selain gratis nggak bikin tongpes (bayangkan kalau beli sufor atau susu formula 2 juta lho sebulan), ASI juga sehat!

Ibu Sotoy Bin Dodol

Postingan ini 100% curcol, unek-unek belaka.. Jadi maaf saja jika agak kurang sopan dibaca.

Kemarin sore ada seorang ibu (mantan tetangga di rumah lama) yang datang ke rumah untuk melihat bayiku, tujuannya sih baik, cuma endingnya bikin aku emosi jiwa. Pada saat itu aku dan mama sedang bersiap memandikan Nevan, kemudian si ibu itu datang melihat. Pertama, dia tanya apakah bayiku rewel apa enggak. Ya aku jawab aja beberapa hari ini, setiap malam selalu rewel gak bisa tidur. Lalu dia mulai berceramah, di tempat tidur bayi harus digantungin pisang, diberi bawang, lombok, garam (emangnya bayiku mau nyambel? mau rujakan? sekalian aja cobek ulek-ulek), cermin dan gunting. Tujuannya untuk mengusir ‘makhluk’ yang mengganggu bayiku sehingga agar tidak rewel. Ok.. untuk yang ini nggak kupedulikan, masuk kuping kiri keluar kuping kanan. Sotoy banget nih ibu, bayiku itu rewel karena dia kepanasan! Beberapa hari ini memang suhunya panas, walaupun sudah pakai kipas angin tetap saja bayiku gak nyaman. Bayiku itu kalo nggak nyaman pasti nangis, bukan karena diganggu makhluk halus. Biasanya juga tidur nyenyak kalau malam, cuma kebetulan aja beberapa hari kemarin rewel. Aku sih nggak percaya sama yang begituan, emangnya di kalimantan yang ada kuyang yang memang mengharuskan bayi dijaga ekstra ketat dan diberi penangkal macem-macem. Lagian aku tinggal di kota, bukan di tempat primitif asal si ibu yang mungkin banyak jin dan roh halusnya.

Kedua, dia berkomentar kenapa aku kok nggak pake gurita ibu di perut. Nyokapku juga komentar, “iya emang, anak sekarang begitu”. Hello… biasanya aku juga pake, tapi pakai gurita itu nggak bertahan lama! Baru satu jam ikatannya sudah nggak seret (tidak pas di badan), lalu aku juga pakai korset, tapi lagi-lagi memang harus ku lepas karena pada waktu menyusui, bayiku merasa nggak comfort kalau kena korsetku, jadinya dia nangis. Daripada nggak nyaman, ada waktu-waktu tertentu korset ku lepas. Komentar sotoy si ibu pun aku cuekin.

Ketiga, dia nyuruh nyokapku untuk memberiku jamu. Hello.. hari gini minum jamu?! Belum tau apa kalau ada beberapa jamu yang berbahaya untuk diminum oleh ibu menyusui!? Kalau jamu yang sifatnya dioles untuk obat luar mungkin tidak apa-apa, tapi kalau jamu tradisional yang nggak jelas asal usulnya, mending nggak deh. Alasannya agar jahitan melahirkan cepat kering, agar tetap kembali singset, dll. Trus aku jawab, “Minum jamu itu nggak boleh”. Dengan sinisnya si ibu bertanya, “Kata siapa? Kata dokter? Halah..” si Ibu pun melengos. Ya iyalah kata dokter, dokter kan lebih pintar, lebih tinggi ilmunya. Rasanya mau tak bantah aja si ibu itu, saking dia adalah orang yang lebih tua, takut gak sopan, jadinya aku cuma bisa berkomentar sendiri dalam hati. Emangnya ibu kata siapa nyuruh minum jamu? Katanya kata orang-orang jaman dulu kan? Nggak jelas sumbernya siapa, pokoknya diikutin aja tanpa bertanya. Hello.. ini tahun 2011, bukan jaman primitif. Anak jaman sekarang lebih kritis, karena ada sumber informasi yang akurat dan gratis, yaitu internet. Percuma dong di sekolah diajarin membuat makalah, paper, tugas akhir, skripsi, karena di setiap karya tulis memang harus menyertakan DAFTAR PUSTAKA! Begitu pula dalam hidup, perlu menyertakan bukti, bukan katanya, katanya, bukan kabar burung, simpang siur, atau informasi nggak akurat.

Kalaupun minum jamu setelah melahirkan itu baik, harus dilihat dulu komposisinya, proses pembuatannya, pabriknya dimana, khasiatnya apa. Karena jaman sekarang apa pun dipalsukan (sering-sering lihat Reportase Investigasi deh). Emangnya situ.. percuma dong punya anak kuliah tinggi-tinggi, kalau pemikirannya masih primitif, NDESO! (niru gaya tukul). Nggak bayangin seumpama si ibu punya anak yang kuliah di kedokteran tapi ibunya masih menyangsikan ilmu yang dimiliki dokter, kasihan banget.. Nggak lama si ibu bilang, “Nanti anakku nggak gitu.. tak kasi jamu”. Ya itu kan anakmu, yo sak karepmu dewe! Nggak usah ngasi saran ke orang lain dengan sotoy!

Keempat, dia menyuruh memencet susu si baby pada saat mandi agar cairan keluar. Entah itu buat apa.. aku baca di panduan memijat bayi, nggak ada anjuran untuk memencet payudara baby. Aku nggak bisa komentar soal ini, karena aku belum tau faktanya.

Kelima, dia menyuruh memberikan bayi madu. GUOBLOOOK!!! Nih ibu benar-benar hidup di jaman purba ya.. kalau jaman dulu mungkin bayi-bayi diberi madu atau air putih anjuran orang tua, tapi sebenarnya itu salah. Karena ada penelitian yang mengatakan bahwa memberikan madu itu nggak boleh, karena antibodi bayi belum kuat. Kalau bagi orang dewasa, madu memang baik untuk kesehatan, tetapi tidak untuk bayi (paling tidak untuk bayi di bawah 1 tahun). Sedangkan untuk air putih, bayi di bawah 6 bulan tidak boleh diberi air putih, karena ginjal bayi belum kuat untuk mencerna air. Memangnya di madura (asal di ibu), bayi baru umur seminggu sudah diberi pisang kepok. Makanan yang paling baik untuk bayi adalah ASI. Sudah itu saja..

Keenam, aku disuruh cepat-cepat KB setelah 40 hari agar nggak hamil lagi. Kalau itu aku sudah tau bu.. gak perlu melotot-lotot ngasi tau sambil ngrasani anaknya tetangga lain yg baru punya bayi 2 bulan trus hamil lagi.

Ketujuh, saat ditawari minum (namanya juga tamu), dia lantas menjawab, “Nggak.. aku habis minum jamu, kalau minum air nanti khasiatnya hilang”. Ini aturan darimana ya? Dodol nih orang.. minum jamunya kapan? kalau nggak minum air dalam waktu yang lama, nanti bisa berakibat ke ginjal. Tau sendiri kan, ada beberapa orang yang minum jamu kental, kalau kurang minum air bukannya berkhasiat malah jamu itu akan menjadi penyakit bagi ginjal.

Dikiranya aku ini anak kemarin sore apa yang baru punya bayi dan nggak tau apa-apa. Walaupun aku bukan ibu yang sempurna, tetapi bayiku tetaplah anakku, yang baik untuk anak adalah ibunya sendiri, bukan seperti ibu sotoy itu yang masih menganggap hidup di jaman dinosaurus. Bukan dinilai dari banyaknya anak yang ibu itu lahirkan dan pengalaman bertahun-tahun. Buktinya, walaupun dia sudah mempunyai anak bertahun-tahun, tetap saja pemikirannya masih primitif, nggak pernah diupdate.

Mentolo tak usir ae orang iku (bahasa jawanya gitu..) yang artinya ingin aku usir saja orang itu dari rumah. Semoga aku tidak bertemu dengan orang seperti itu lagi (ibu sotoy bin dodol).

1 8 9 10 11