Archive of ‘Personal Life’ category

Kado untuk Bayi dan Ibu yang baru melahirkan

Sebelumnya, terima kasih kepada teman-teman, saudara, keluarga, tetangga, dll yang sudah mengucapkan selamat atas kelahiran baby Nevan dan yang menyempatkan datang berkunjung ke rumah membawa kado. Terima kasih.. terima kasih banyak. Terakhir saya buka bungkus kado sudah lamaaaaa… sekali, karena sudah tidak merayakan ulang tahun, hehe.

Nah, dari kado-kado tersebut muncul inspirasi untuk berbagi kepada teman-teman yang berencana memberikan kado kepada teman, saudara, keluarga, tetangga yang baru saja melahirkan. Memang sih, paling gampang membeli paket perlengkapan mandi bayi sebagai kado, atau baju bayi satu set, atau peralatan makan bayi, praktis, sudah ada boxnya, siap diberi bungkus kado. Tetapi jika semua orang berfikiran begitu, nggak ada yg istimewa dong?

Apa sich kado yang tepat, nggak mahal, tetapi berguna? Karena saya baru saja melahirkan, jadi tahu benar apa yang paling saya harapkan dan saya butuhkan, sayangnya diantara kado-kado tersebut belum ada yang memberikannya, hehe..

Bayi
——
Popok bayi terbuat dari kain
Sarung tangan dan kaki untuk bayi
Bantal bayi yang bolong di tengah / bantal peyang

Diaper khusus untuk bayi yang baru lahir (New Born merk Mamy Poko)

Bedak salicyl (untuk biang keringat, gatal-gatal, dll)
Kapas bulat
Detol

Ibu
——
Multivitamin, khususnya calcium
Breast Pad

Breast Pump merk Pigeon

Pembalut
Sabun khusus pembersih kewanitaan
Korset atau Gurita Ibu

Hmmm… sementara itu dulu. Oh ya ada lagi, bagi yang kenal dekat dan nggak malu bisa memberikan yaitu detergen dan pelembut pewangi pakaian, hehehe.. maklumlah cuciannya orang yang baru mempunyai bayi lima kali lipat lebih banyak daripada orang normal.

Tetapi kado yang sangat dibutuhkan ibu adalah seorang pembantu rumah tangga atau baby sitter, hehehe… 🙂

Modus Penipuan Baru Nigeria

Sudah lama nggak update blog, kali ini saya ingin bercerita tentang modus baru penipuan oleh orang Nigeria. Entah mereka benar dari Nigeria atau bukan, I don’t know… Tapi yang pasti, sejak tahun 2000-an sudah banyak modus penipuan money laundry yang mengatasnamakan investasi, alasan suaminya kecelakaan dan uangnya perlu dititipkan ke orang lain, dll. Intinya, mereka ingin mendapatkan data keuangan dan data pribadi kita untuk tujuan buruk. Kalau mereka beneran punya banyak uang, kenapa repot harus memberikannya kepada orang yang tidak dikenal, lewat email pula.

Sekarang mungkin yahoo, gmail sudah pintar, email-email seperti itu otomatis masuk ke bulk mail, junk mail, spam dll (kalau dulu, mesti hapusin satu-satu tuh email). Saya sampai mengkoleksi email-email tersebut dan saya jadikan blog, hehe..

Penipuan Oleh Orang Nigeria melalui TokoBagus

Ceritanya bermula dari sebuah notification atau pemberitahuan dari tokobagus.com bahwa ada seseorang yang meninggalkan pesan di lapak daganganku. Begini contoh emailnya.. (klik gambar untuk memperbesar ya).

penipu-nigeria

Karena sebelumnya nggak pernah mendapatkan pengalaman seperti ini (yang ternyata penipuan model baru lewat internet) maka saya coba menghubungi orang yang bernama Anita Dimitri itu melalui email. Dari situ si Anita meminta yang macam-macam, mulai dari desain kaos, jumlah, ukuran, warna, dll. Kami juga sudah susah payah menghitungkan total cost + shipping ke Nigeria. Terakhir pembicaraan mengenai pembayaran. Biasanya saya lebih suka transaksi melalui PayPal, karena PayPal mempunyai perlindungan untuk dana yang tidak benar, dicurigai, dll, jadi merasa lebih aman. Jika buyer tidak memiliki PayPal, mereka masih bisa membayar lewat kartu kredit, nah PayPal bisa mengatasinya.

Giliran pembayaran, dia mengatakan tidak memiliki PayPal atau kartu kredit dan memilih pembayaran transfer lewat bank. Bodohnya waktu itu suamiku yang membalas emailnya dan memberikan no rekening bank kami. Doooh… saya dah curiga dari awal, nih buyer nggak beres dan nggak perlu dilayani lagi. Makin parah ketika suamiku memberikan no rekening bank tsb. Sudah bisa ditebak kelanjutannya.. order nggak jadi dan si Anita itu menghilang, nggak pernah membalas email lagi.

Saya nggak tau akibat pemberian no rekening bank itu, mudah-mudahan sih nggak apa-apa. Saya takutnya no rekening itu dipergunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Tapi, kalau mereka ingin mendapatkan no rekening bank dan atas nama siapa, bukankah gampang mencarinya di Internet, terutama seller Indonesia yang punya lapak di kaskus, fb online shop, multiply, dll. Sudahlah.. lupakan saja, ini menjadi pengalaman berharga, semoga kedepannya nggak terjadi lagi.

Mencegah Penipuan Lewat Internet

Beberapa hari lalu saya mendapatkan email serupa, dari tokobagus.com dan langsung ke email penipuan. Ini contoh-contoh emailnya… (klik gambar agar lebih jelas).

email penipu

Versi lain email penipuan itu..

Langsung saja saya balas dengan warna font merah darah membara…

NO, THANK YOU. YOU ARE scammers. WE WILL NOT BELIEVE YOU!!!

Dan jawabannya pun begini..

Hahaha..

Jadi, bagi kamu yang juga mempunyai lapak di tokobagus.com hati-hati terhadap penipuan model baru ini. Bukan berarti menyalahkan tokobagus, tetapi karena pintarnya si penipu mencari segala cara dan celah untuk menipu korbannya. Waspadalah.. waspadalah..

Pajak Buku Amazon

Hallo..
Wah sudah beberapa hari ini saya tidak update blog. Oh ya, saya ingin meneruskan lanjutan dari beli buku di Amazon. Pada tanggal 18 Januari buku-buku tersebut datang ke rumah (janji mereka paling lambat tgl 22 Januari, berarti buku sampai lebih cepat dari waktu yang diperkirakan), dan tiba-tiba petugas pos yg mengantar menyodorkan rincian disuruh membayar Rp 275.000. WHAAT!!?! Busyet banyak amat!

Saya pun protes, kok bisa semahal itu, sebanyak itu biaya yang harus dibayar. Saya minta rinciannya biaya-biaya segitu apa saja, eh kurirnya nggak bisa menjelaskan (maklum dia kan cuma pengantar), mereka taunya ya harus bayar segitu.

Ada rasa curiga pada saat itu, karena rinciannya ditulis dengan menggunakan tulisan tangan. Apakah benar harus bayar segitu? Karena pengalaman sebelumnya membeli barang dari luar negri menggunakan FedEx, memang ada rincian biaya tambahan tetapi diprint jelas, bukan tulisan tangan.

Suami saya pun dimintai keputusan cepat juga tidak bisa, akhirnya buku tersebut dipending dan oleh kurir posnya , disuruh ambil sendiri ke kantor pos Juanda dan menanyakan langsung rincian biayanya. Saya sebenarnya mau membayar pajak, tetapi orang yang bersangkutan harus mau menjelaskan rincian biayanya sejelas-jelasnya. Saya orang sok kaya kok, tapi bisa bayar pajak *congkak dikit*, sorry ya.. saya bukan orang-orang yang memang kaya tapi belaga nggak bisa bayar pajak, yang harus mengumpetkan usahanya, pura-pura mengurangi penghasilannya agar bayar pajak sedikit.

Tetapi berhubung rasa ingin tau saya belum terjawab, saya akhirnya nggak mau bayar. Takutnya gini, uang sudah diberikan trus kalau ada apa-apa, kita nggak bisa komplain atau protes, ya karena mereka merasa uang sudah dibayar, ya lunas, segala macam urusan otomatis juga sudah selesai.

Akhirnya dua hari setelahnya suami saya pergi ke ke kantor pos Juanda, menanyakan sejelas-jelasnya rincian biaya, dan memang segitu. Buku tersebut dikenakan pajak karena invoicenya lebih dari $50. Fiuuh.. Akhirnya tetap saja harus membayar 274ribu dan barang diambil sendiri, tapi ada rasa puas karena mendapatkan rincian dari biaya-biaya tersebut.

Saya masih nggondok dan protes, masa buku dikenakan pajak juga, itu kan buku-buku pelajaran, bukan barang elektronik atau barang mewah. Kalau buku-buku itu dijual di toko buku di kota saja, ya ngapain harus jauh-jauh beli sampai ke amrik sono. Pantas saja orang Indonesia lama pintarnya, lha wong buku aja mesti dipajeki. Harusnya gratis.. tis.. tis… *maunya*

Saran dari petugas pos Juanda (yang katanya suami saya lebih ramah daripada petugas pos/kurir yang mengantarkan barang ke rumah), kalau mau beli apa-apa dari luar negri harganya harus dibawah $50 baru nggak kena pajak, cuma dikanakan biaya bongkar dan packing ulang 7ribu sampe 8ribu.

Overall.. saya puas sama buku-buku yang saya beli. Saya membeli buku-buku web programming ASP. NET 4 yang amit-amit tebalnya melebihi kitab suci, buku inspirasi web design seperti yang saya pajang di sidebar sebelah blog (asli isi bukunya bagus banget, kertasnya model magazine paper, full color, recommended banget dech!)

Buku ASP.NET 4

Buku ASP.NET 4 dan Buku Web Designer Idea

Buku novel tentang pembantaian Yahudi di Jerman sekitar tahun 1942an (Anne Frank: The Diary of a young girl).

The diary of a young girl

Suami saya membeli buku eksiklopedi, yang juga keren banget! Intisari pelajaran IPA ada di situ (Fisika, Kimia, Biologi). Saua gak nyangka kalau pelajaran science begitu menyenangkan. Recommended juga dech, karena bukunya full colors, full images, kertasnya bagus, hard cover dan harganya juga gak mahal! Kalau katanya suami saya, lebih keren bukunya temennya yang juga nitip pada saat saya belanja di Amazon. Bukunya sangar! Bukunya Stephen Hawkings. Saya sendiri belum lihat, karena pada saat barang itu diambil dari kantor pos, langsung dibawa ke kantor oleh suami saya dan diberikan ke temennya.

Ya sudah gitu dulu.. kalau kamu butuh membeli buku-buku di Amazon tetapi nggak mempunyai kartu kredit (karena Amazon tidak menerima pembayaran melalui PayPal), kamu bisa hubungi saya. Saya bisa membantu membelikan bukunya untukmu, tinggal kamu menggantinya dengan rupiah saja, hehe.. pembayarannya pun boleh dicicil 3x kok, kyk temennya suamiku itu 😀

*Selamat hari sabtu semuanya… saatnya WAKUNMER (waktu kunjung mertua) nich 😉 **

Berbelanja di Amazon.com

Hallo semua..
Lama ya nggak update blog, yah maklum saja, beberapa minggu terakhir saya sibuk dengan urusan pribadi. Saya baru saja menikah 2 minggu lalu, hehe. Jadi masih bau-bau pengantin baru nich :p

Anyway, saya mau cerita tentang Amazon lagi nich. Setelah sebelumnya saya menawarkan kepada kamu Amazon.com Gift Card yang bisa dipakai sebagai alternatif pembayaran bagi yang tidak memiliki kartu kredit, nah sekarang saya ingin berbagi pengalaman berbelanja di Amazon.com

Sebelumnya saya sudah mengetahui bahwa, hanya barang-barang tertentu saja yang bisa dibeli dari Amazon.com dan dikirim ke Indonesia antara lain:

  • Buku
  • DVD
  • Musik seperti MP3
  • Video VHS

Saya pun hanya membeli buku-buku saja, kebetulan suami saya memesan buku ini (berhubung sudah menikah, jadi gpp baca buku ginian :p). Saya juga membutuhkan buku-buku pelajaran untuk kuliah (walaupun saya sudah lulus kuliah sejak tahun lalu) dan beberapa buku yang sudah pasti tidak dijual di toko buku di Indonesia.

Sebenarnya bisa saja membeli barang selain barang-barang di atas, misal elektronik, komputer, mainan, dll dengan cara menggunakan jasa forwarder. Tetapi saya belum menemukan perusahaan forwarder yang menurut saya bagus. Jadinya, lebih baik apa adanya saja yang bisa dibeli dari Amazon.

Skenario pembeliannya begini:

  1. Saya membuat whistlist dari barang-barang yang ingin saya beli dari Amazon.com
  2. Saya melakukan klik produk affiliate amazon milik suami saya, sehingga order yang dilakukan akan tercatat dan suami saya bisa mendapatkan komisi #tetepgakmaurugi
  3. Saya menggunakan Amazon.com Gift Card yang saya dapatkan dari komisi affiliate amazon saya. Lumayan, saya punya limit belanja hingga $300.
  4. Mereview ulang pesanan. Kalau itu berupa buku, tinggal lihat preview bukunya, bagus atau tidak, setelah itu klik “Place Order”.
  5. Tinggal menunggu barang datang. Estimasi kedatangannya pada tanggal 22 Januari 2011.

Untuk shippingnya, saya menggunakan standart saja. Karena saya tidak membutuhkan buku itu segera, dan tentu saja karena alasan tarif shipping yang mahal :p

Untuk tarif Standard Shipping Rates to Asia & Pacific Islands, bisa dilihat di sini.
Books, VHS videotapes: Per Item $4.99

Tapi sebenarnya tidak semudah itu prosesnya. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul.

  • Apakah barang akan diantar sampai di depan rumah atau hanya didrop di kantor pos terdekat dengan rumahku?
  • Apakah ada tambahan biaya kalau barang sampai di rumah?

Soalnya banyak sekali komplain di forumnya Amazon kalau barang tidak sampai, hilang, dsb.

FYI, Amazon menggunakan jasa expedisi IMEX untuk mengirim barang dari Amerika ke Indonesia, dan sebagian negara-negara di Asia Pasific dan Amerika Selatan. Banyak sekali yang mengeluh karena barang tidak sampai. Sampai akhirnya pun saya melayangkan surat kepada customer carenya Amazon. Berikut balasan mereka (dalam waktu 20 menit).

I’ve checked your account and found that your order’s been shipped through IMEX.

We do expect your package to be delivered to you by the date estimated in Your Account: January 22.

As stated in our help pages, it takes 17 to 26 business days for items shipped via Standard International Shipping to Indonesia to arrive.

Packages shipped to Indonesia are sent to IMEXs nearest regional shipping hub and then delivered by your local post office. Because the final delivery is made by the local postal service, confirmation of final delivery isn’t available, even if the package was tracked en route to the shipping hub.

When you placed your order, we estimated your ship and delivery dates based on the proximity of inventory to the delivery address you provided, as well as how quickly we could obtain and assemble the items for shipment. I apologize if this information was not clear at the time you placed your order.

We’re happy to provide tracking information for our customers when possible, but IMEX deliveries do not have tracking numbers.

The business of our international customers is very important to us, and we are working hard to improve the service we provide to you.

We take full responsibility should an item become lost or damaged while being delivered, and we are more than happy to replace these items at a cost to ourselves. Please rest assured that the safe and efficient delivery of your shipments is our priority.

Unfortunately, in spite of all of our efforts, there can sometimes be unforeseen delays, and in this case we would ask that you wait a little longer.

If your order doesn’t arrive by 6pm (your local time) on January 22, please do let us know. We can look into this again and we’ll do our best to make things right.

However, if the order arrives too late to meet your needs, you may refuse the package when it arrives for a full refund.

That’s good lah, berarti mereka mau mengganti kalau terjadi apa-apa terhadap barang itu.

Kemungkinan barang tidak sampai karena alamat yang tidak jelas. Dulu amazon check saya tidak sampai ke rumah, dua kali berturut-turut. Setelah diperiksa, semua itu karena alamat rumah saya yang terpotong. Seharusnya Jalan Mawar No 21, tetapi hanya tertulis Jalan Mawar. Waduh… fatal sekali kan akibatnya.

Untuk itu, saya cuma berharap, semoga barang bisa sampai bulan depan. Semoga.. semoga.. semoga.. Amin!

Sebenarnya enak pesan buku amazon lewat kutukutubuku.com, kita ga pusing mikirin kapan barang sampai, dll karena semuanya mereka yang menghandle. Tetapi berhubung saya males mengeluarkan uang cash dan lebih suka menggunakan amazon gift card saja, makanya saya bersusah-susah dahulu. Itung-itung pengalaman.

Selain itu, sekedar saran saja sich bagi yang ingin berbelanja buku juga. Cari buku-buku yang PASTI tidak dijual di toko buku Indonesia, seperti buku pesanan suami saya itu, hehe. Kalau ada di toko buku Indonesia, ngapain jauh-jauh harus beli ke Amrik!?!

PS: akan saya update kalau barang telah sampai, jika ada biaya tambahan akan saya berikan juga informasinya.

1 8 9 10