Archive of ‘IT News’ category

Meningkatkan Penjualan di Bonanza dengan Memanfaatkan Hand-picked List

Postingan ini adalah sesuatu yang tidak direncanakan dan spontan saja saya tulis, mumpung lagi ingat.

Beberapa hari ini saya ngutek-ngutek Bonanza lagi, karena sudah lama nggak login ke sana. Tidak disangka, ternyata ada bonanza user yang memasukan produk saya ke dalam hand-picked list nya. Awalnya produk saya tidak dilirik oleh orang lain, tidak laku, gara-gara hand-picked list itu akhirnya produk yang tidak laku tersebut terjual juga. Alhamdulillah ya.. hehe (ala syahrini).

Selain meningkatkan penjualan, hand-picked list yang visitornya banyak akan ditampilkan oleh admin Bonanza di halaman depan, seperti ini nich…

Hand-picked list bonanza Red

Hand-picked list bonanza Blue

Hand-picked list bonanza Silver

Ada dua alternatif agar sukses berjualan di Bonanza menggunakan Hand-picked List

  1. Jual produk yang sesuai dengan hand-picked list komunitas di sana. Misal hand-picked list yang visitornya paling banyak adalah barang-barang berwarna merah, maka kamu bisa menjual barang-barang berwarna merah, misalnya tas, baju, boneka, dll.
  2. Mencari hand-picked list yang sesuai produkmu. Misal produkmu adalah barang mainan, maka carilah hand-picked list yang isinya tentang mainan, atau temanya Christmas gift, dll

Hand-picked List Message

Setelah ketemu hand-picked list bonanza yang sesuai, maka saatnya menghubungi mereka. Klik pada hand-picked list tersebut, di atas judul ada keterangan user yang membuat hand-picked list tersebut.

Hand-picked list

Klik pada nama usernya, kemudian akan diarahkan ke halaman profil user tersebut. Klik link send message untuk mengirim pesan ke user tersebut.

Subject: Consider to add my item to your hand picked list

Hi..
I have several gray / silver product such as clothing that might you like. If you like it, you can add to your hand picked list. Thank you.

Gampang kan??

Umumnya jika mereka suka dengan barang yang kamu jual, maka dia akan dengan senang hati untuk memasukan produkmu ke dalam hand-picked listnya. Dan bersiaplah kebanjiran visitor di booth-mu 🙂

Sebenarnya kamu bisa saja membuat hand-picked list-mu sendiri jika kamu punya selera yang bagus dalam membuat list. Ingat, produk-produk yang ada di dalam listmu tidak boleh punyamu sendiri, karena jika semua isi listnya adalah barangmu sendiri, orang lain tidak akan suka, dan penilaiannya tidak objectiv. Oleh karena itu, saya lebih suka meminta bantuan orang yang sudah mempunyai hand-picked list populer di Bonanza, sekaligus berinteraksi dengan mereka. Menambah teman sesama seller bonanza sangat menyenangkan.

Semoga tips ini membantumu 🙂

SEO Maintainer

Jika Anda adalah perusahaan yang sedang mencari SEO Maintainer untung membuat website perusahaan Anda berada di page one Google, maka pekerjakanlah saya sebagai karyawan Anda!

Pengalaman saya… (bukan melebih-lebihkan, tetapi kenyataan :D)

Saya pernah bekerja sebagai Customer Service online. Saya juga ahli dalam membuat website berada di halaman pertama Google dengan suatu keyword tertentu. Saya sangat bisa dalam maintenance website berbasis WordPress, terbukti dari seringnya website saya kena hack dan saya bisa mengatasinya. Mendesain website juga lumayan, walaupun tidak sebagus dan seprofesional desainer yang lulusan DKV (Desain Komunikasi Visual) spesialisasinya mendesain website. Untuk urusan mengirim email massal ke customer melalui mail merge excel, mengelola data customer melalui email marketing seperti get response, aweber, mailchimp juga jangan diragukan lagi.

SEO Maintainer

Kali pertama saya mendengar tentang profesi SEO Maintainer adalah dari sebuah website lowongan pekerjaan, ada sebuah perusahaan di jawa tengah yang mencari posisi untuk SEO Maintainer. Postingan ini menceritakan sedikit penjelasan tentang SEO Maintainer dan pengalaman saya melamar kerja sebagai posisi itu.

Profesi ini tergolong baru dan baru populer kurang dua atau tiga satu tahun terakhir ini. Umumnya urusan SEO diserahkan kepada perusahaan yang khsusus menangani hal tersebut, dan belum populer di Indonesia. Tetapi tarif jasa yang dikenakan perusahaan itu cukup mahal, sehingga bagi perusahaan yang ‘melek’ informasi, selalu update cara-cara marketing maka mereka akhirnya mencari seseorang yang mengerti tentang SEO untuk menghandle website mereka, tak lain dan tak bukan ya untuk meningkatkan penjualan mereka.

Apa itu SEO Maintainer?

SEO Maintainer atau mungkin punya nama lain yang berbeda yaitu SEO Link Builder, Online Marketing Executive, dll yang tugasnya hampir sama yaitu mengelola SEO atau search engine optimization website agar bisa mendapatkan dan mempertahankan ranking yang bagus di search engine, khususnya berada di halaman pertama, termasuk top 10 di Google. Terkadang tugas SEO Maintainer juga diserahkan kepada webmaster, itu jika perusahaan tersebut tidak mampu membayar orang yang khusus untuk memegang tugas SEO website.

Seorang SEO Maintainer harus mempunyai kemampuan dasar HTML, CMS, WordPress, e-commerce, bisa membuat artikel, familiar dengan social media networking (Facebook dan Twitter is a must!) dan yang terpenting adalah mengerti tentang SEO. Oleh karena itu, perusahaan lebih memilih lulusan diploma atau sarjana jurusan IT yang juga seorang blogger. Beruntunglah kamu yang seorang blogger, karena memang sudah terbukti selain ngeblog dapat memiliki banyak teman, memperluas pengetahuan dan menghasilkan uang, ternyata profesi ini sangat menjanjikan dimasa depan. Sayangnya, profesi ini masih banyak berada di Jakarta dan di kota-kota besar di Indonesia saja.

Selain itu, SEO Maintainer harus mengerti tentang perusahaan yang dihandlenya, terutama jika dia juga merangkap sebagai customer service. Dia harus bisa mengambil keputusan yang cepat dan bisa menjawab pertanyaan klien, customer dengan bijak apabila ada yang bertanya atau komplain melalui email, twitter dan facebook. Jangan sampai image perusahaan jadi jelek hanya karena dia tidak tau apa-apa. Memang ada baiknya fungsi customer service dan SEO Maintainer harus dibedakan.

Jadi, cukuplah bagi perusahaan Anda yang mau merekrut saya sebagai pegawai SEO Maintainer dengan salary Rp minimal 5.000.000 masih lebih murah lho dengan kemampuan saya yang lebih dari 4 tahun (tidak dihitung pada saat saya kuliah) daripada Anda menyewa jasa perusahaan yang khusus menangani SEO saja. Saya bisa sebagai customer service online, sebagai webmaster juga bisa.

Pengalaman melamar sebagai SEO Maintainer

Ok.. ok.. jadi ceritanya begini, suami saya memberikan link lowongan pekerjaan sebagai SEO Maintainer. Saya membaca lokasi perusahaan itu berada di suatu kota di jawa tengah, jauh memang dari Sidoarjo. Saya pun iseng memasukan CV dan surat lamaran pekerjaan. Di cover letter saya menuliskan SEO Maintainer Home Base, yang artinya saya bersedia menjadi SEO Maintainer jika dikerjakan jarak jauh dari rumah. Karena sesuai dengan pengalaman di pekerjaan saya sebelumnya, pekerjaan customer service online atau pekerjaan sejenis itu bisa dikerjakan dari rumah atau dimana saja selama ada koneksi internet dan listrik.

Akhirnya perusahaan itu menelpon saya, menanyakan beberapa pertanyaan. Sepertinya dia tidak membaca cover letter saya yang ‘home base’ itu, ya sudahlah.. akhirnya saya bilang memang ada rencana kerja kantoran di kota itu karena suami saya memang juga ada rencana cari kerja di sana (iya ta?). Mereka tahu saya memiliki banyak bisnis online dan banyak website yang saya handle, sepertinya keberatan jika saya tidak bisa full dan konsentrasi sebagai SEO Maintainer mengurus website mereka. Sehingga mereka menginginkan komitmen untuk full time.

Well,, ok.. bisnis online dan mini site saya memang bisa ditinggal karena memang website itu set dan forget, tetapi penghasilan dollar ($$) jalan terus, sehingga saya bisa kerja kantoran, tapi dengan syarat salary saya harus sebanding atau lebih tinggi daripada penghasilan online saya tiap bulan. Ya iyalah.. secara saya dituntut berkomitmen harus full time mengurus website mereka, meninggalkan bisnis online saya, maka salarynya harus lebih baik.

Besoknya saya pun diminta datang untuk wawancara ke perusahaan itu, what the hell? Mendadak banget! Kalo mau ngomongin salary SEO Maintainer by phone aja, kalau cocok baru saya ke sana. Atau transportasi dan akomodasinya diberikan di depan baru saya bisa datang, hehe maunya. Saya nggak mau seperti pengalaman suami saya yg sudah jauh2 datang ke Jakarta untuk wawancara kerja, eh salarynya ngga sesuai harapan. Saya bukan matrealistis, tapi realistis. Saya sudah bukan fresh graduate yang mencari pekerjaan gaji seadanya yang penting pengalaman, saya mencari perusahaan dan dapat berkontribusi dengan maksimal dengan pekerjaan yang saya lakukan sebagai seorang Technopreneur. Alasan kedua karena uang itu penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Lebih baik jujur di awal kan, jadinya sama-sama enak sehingga nggak ada alasan untuk tidak melakukan pekerjaan secara maksimal.

Akhirnya tawaran sebagai SEO Maintainer dan menghadiri wawancara itu saya lepas setelah berdiskusi dengan suami. Tetapi tidak menutup kemungkinan saya akan menjemput bola, menawarkan diri menjadi SEO Maintainer ke perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta kalau memang suami dan saya pindah ke sana.

Investasi Amazon Mini Site

Investasi Amazon Mini SiteIni postingan tengah malam di malam minggu yang kelabu tentang Investasi Amazon Mini Site. Bayiku baru bisa tidur jam 1 pagi, jadi sekalian saja saya sempatkan update singkat di blog.

Banyak cara melakukan investasi, di dunia offline bisa dipilih dengan cara investasi properti (rumah), logam mulia (emas), saham, reksadana, dll Sedangkan di dunia online investasi yang saya pilih adalah membuat Amazon Mini Site. Sebenarnya ada banyak cara lain, seperti investasi website, domain, dll.

Investasi amazon mini site ini sangat mudah dan murah, modalnya:

  • Web hosting unlimited (unlimited space, unlimited bandwith, unlimited domain, unlimited database mysql, dll)
  • Domain .com/.net/.org/.info

Langkah-langkah Investasi Amazon Mini Site

1) Beli domain .com/.net/.org untuk Amazon Mini Site dengan kata kunci [nama produk amazon yang ingin dipromosikan] + .com/.net/.org/.info Cara mendapatkan harga domain murah yaitu dengan menggunakan kupon atau beli pada saat ada promosi atau event khusus misalnya Black Friday – Cyber Monday. Pada saat itu harga domain jatuh dan sangat murah.

2) Kalau domain .com/.net/.org sudah habis, pilih .info dengan syarat produk tersebut hanya akan kamu promosikan selama 1 tahun saja, selebihnya tinggal lihat perkembangan apakah dari website Amazon Mini Site dengan domain .info itu menghasilkan komisi yang banyak atau tidak. Kalau tidak, dibuang saja. Karena biaya perpanjangan domain .info tahun kedua, dst lebih mahal daripada .com/.net/.org

3) Cara menentukan produk adalah hitung komisi dari produk yang dipromosikan apabila laku terjual agar balik modal beli domain. Komisi terendah 4%. Misal harga domain adalah $9, maka kamu harus mencari produk yang minimal harganya $240 agar bisa balik modal walaupun hanya satu produk saja yang laku.

4) Pastikan menghitung dan menyediakan dana cadangan untuk renew domain pada tahun kedua. Misal kamu membeli 10 domain = $90, maka dana yang seharusnya ada untuk modal awal beli domain adalah $180.

5) Beli webhosting yang unlimited segalanya, saya tidak menyarankan Bluehost atau Hostmonster karena database mySQLnya terbatas hanya 100 saja. Tidak cocok bagi kamu yang berencana punya lebih dari 100 mini site.

6) Install WordPress untuk setiap amazon mini site, theme yang digunakan terserah kamu, sesuai selera. Tetapi pastikan gunakan theme yang sangat ringan dibuka (load), minimalis, clean dan tidak ribet.

7) Masukan artikel yang berhubungan dengan produk yang kamu promosikan, ingat.. hanya produk itu saja, tidak boleh ada yang lainnya. Sumber artikel: Ezinearticles.com, Hubpages.com, Squidoo.com, Amazon.com dll Gunakan software article rewrite/spinner untuk menghasilkan artikel di Amazon Mini Site mu seperti baru dan unik.

8) Masukan gambar produk secukupnya, jangan berlebihan.

9) Gunakan panduan SEO lengkap dari Easy WP SEO pada saat membuat artikel di Amazon Mini Site mu.

10) Jangan tambahkan script amazon cookies black hat, google adsense yang bisa merusak konsentrasi pengunjung webmu untuk membeli produk dari webmu.

Jika semua sudah dilakukan, saatnya optimasi amazon mini site mu dengan berbagai cara, antara lain:

  • Menulis artikel di ezinearticle.com, hubpages.com, squidoo.com, dan website artikel direktori lainnya yang mempromosikan tentang produk amazon plus menyisipkan link menuju amazon mini sitemu.
  • Membuat video tentang produk amazon yang kamu promosikan lalu diupload ke youtube.com dan situs video lainnya. Jangan lupa pada deksripsinya disisipkan link menuju amazon mini site mu.
  • Mencari backlink dari website lain.

Hal yang harus dihindari dalam investasi amazon mini site

1) Tidak memberitahukan URL amazon mini site mu kepada orang lain. Hanya kamu dan Tuhan yang tahu.
2) Apabila Amazon Mini Site mu tidak menghasilkan dalam satu tahun, ada baiknya tidak perlu memperpanjang domain tersebut. Apabila menghasilkan tetapi sedikit komisi yang didapat, silahkan dipertimbangkan kembali.

Sudah segitu dulu, sudah sangat ngantuk nich.. kalau ada yang kurang nanti akan saya update secepatnya (kalau ingat…). Have a nice weekend 🙂

Technopreneur in my spare time

Technopreneur in my spare time

Sekedar oleh-oleh dari seminar technopreneur di STIKOM kemarin #stikomcareerday yang saya isi pada tanggal 23 November 2011. Slide presentasi technopreneur ini saya buat malam hari, H-1 sebelum acara, mepeeeet banget. Padahal sudah dapat materi yang akan disampaikan jauh-jauh hari, tapi namanya ibu yang punya anak bayi rewel setiap hari, jadinya nggak sempat untuk punya waktu luang banyak untuk belajar, membuat presentasi yang sempurna seperti dulu jaman kuliah. Untunglah materi dadakan ini selesai tepat waktu 😀 Bagi yang mau download silahkan, judulnya “How to be a Success Technopreneur” – Technopreneur in my spare time.

How to Be a Success Technopreneur

Technopreneur versi Brillie

Dalam presentasi tentang technopreneur itu banyak point yang bisa saya rangkum, antara lain:

Gunakan rumus ATM – Amati Tiru Modifikasi bagi teman-teman yang ingin memulai bisnis tapi bingung mau memulai darimana. Solusinya, lihat bisnis yg sudah jalan dan sukses, cari kelemahannya, buat seperti itu dan modifikasi menjadi lebih bagus. Sepertinya Microsoft juga melakukan hal yang sama. Dia melihat kesuskesan Apple saat itu, dan membuat sistem operasi yang sekarang bisa bersaing dengan yang dimiliki Apple.

Bagi yang merasa gaptek dan tidak mempunyai keahlian IT tetapi ingin menjadi technopreneur, tetap bisa. Caranya mencari teman yang mau diajak kerja sama, yang mempunyai visi misi yang sama tentunya, yang bisa melengkapi dan menutupi kekurangan yang kamu miliki. Misal nggak bisa membuat website, serahkan saja pada ahlinya yang bisa membuat website, cari mahasiswa IT yang mau dibayar murah untuk membuat website.

Cari teman atau bergaul dengan teman yang mempunyai visi misi yang sama untuk sukses dan berjiwa enterpreneur, karena kesuksesan itu akan menular. Tinggalkan teman-teman yang membawa keburukan, kemalasan dan nggak ada jiwa untuk maju dan berkembang.

Selalu update informasi, belajar hal-hal baru. Informasi sekarang mudah didapatkan, nyari apapun di Google pasti ada. Dengan belajar hal-hal baru, maka ide akan muncul dan kreativitas pun akan berkembang.

Rencanakan business plan dengan penuh perhitungan, jangan sekedar ikut-ikutan jadi pebisnis tanpa perencanaan yang matang, jangan cuma sekedar emosi dan bondo nekat!

Modal bisa didapatkan melalui bekerja dulu di perusahaan orang lain (sambil belajar tentunya), ditabung sebagian penghasilannya untuk modal, minta kepada orangtua atau dapat dari passive income dari internet seperti Amazon, eBay, Google Adsense, dll.

Sebenarnya masih ada orang lain yang pantas berbicara tentang Technopreneur daripada saya. Saya cuma seorang ibu rumah tangga, pengangguran pula 😀 hehe,, semoga calon wisudawan STIKOM tidak “tersesat” setelah ikut seminar saya.

Technopreneur = Enterpreneur Modern

Mau jadi karyawan di perusahaan orang lain atau mencoba membuat bisnis sendiri, itu terserah Anda. Selama ilmu IT yang didapat waktu kuliah tetap dipakai, malah kalau bisa dikembangkan, itu bisa dibilang sebagai Technopreneur.

1 14 15 16 17 18 20