Kunci Sukses Aristotle Onassis Beserta Penjelasannya

Selama ini orang mengatakan “Anda hebat!” atau “Semoga sukses selalu ya..”

Sebenarnya, sulit nggak sih menggapai sukses? Itu gampang… ini tips sederhana tetapi menjadi cikal bakal kesuksesan. Dulu saya orang yg pesimis, selalu mengeluh, tetapi sekarang Alhamdulillah saya sudah bisa menerapkannya.

Bermula dari blogwaking ke blognya Arai, maka jadi punya ide untuk menulis tentang surat wasiat” Aristotle Onassis. Dan sekarang saya ingin berbagi tips kesuksesan ini denganmu disertai penjelasan dari sudut pandang saya sendiri. Mohon maaf kalau misalnya kamu tidak setuju dengan pendapat saya dan saya dianggap sotoy alias sok tau :p

Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis? Salah seorang Dextoners berbaik hati mengirimkan “surat wasiat” Aristotle Onassis yang katanya juga jadi kiat suksesnya. Entah benar atau tidak, tapi beberapa hal yang ditulis kelihatannya masuk akal. Berikut “surat wasiat” Aristotle Onassis:

Aristoteles Onassis

Aristoteles Onassis

  1. Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya. Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita bayangkan. Ingat kulit yang sehat akan tampak seperti orang yang banyak uang.
  2. Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya beres.Tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan.
  3. Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan kemelaratanmu. Karena biasanya orang benci pada orang yang melarat.
  4. Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari, maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses.
  5. Makan minum secukupnya. Jangan makan sambil bicara bisnis,tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang harus segera diselesaikan.
  6. Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam dalam jumlah sedikit. Jangan sekali-kali menunda jadwal pembayaran. Jaga reputasi, buat pemodal atau Bank percaya padamu.
  7. Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu. Hindari orang yang suka mematahkan semangatmu.
  8. Dengarkan orang lain. Buatlah mereka merasa senang. Hormati mereka, maka kita akan dihormati oleh semua orang. Ini adalah kunci sukses yang utama.

Ok rekan, mohon maaf jika tulisan ini mengganggu, namun alangkah baiknya jika di forwardkan ke rekan lain untuk motivasi bersama.

Sumber: dexton.adexindo.com

Yuk kita analisa…

  1. Rawatlah dirimu, sayangilah selalu dirimu.. selagi muda, jangan terlalu makan yang over. jujur, saya dan pasangan menghindari makan junk food, makanan berminyak (goreng2an), berlemak banyak, bersantan, dll. Lebih memilih ikan daripada ayam, kambing atau babi. Tidak minum minuman beralkohol apalagi merokok. Kami hanya makan enak seminggu sekali di restoran, itu pun porsinya sedikit. Kami ingin di masa tua kami tidak sakit. Kami tidak ingin membebani anak2 kami dengan penyakit menahun yang tidak kunjung sembuh (baca: meninggal dunia). Lalu apakah kami tidak menikmati nikmat makanan di dunia yang enak dan lezat? Tentu saja kami masih menikmatinya, cuma porsinya yang tidak terlalu banyak dan tidak sering. Kalau sudah tau rasanya, ya sudah cukup :)
  2. Nah ini.. saya adalah orang yg suka manyun, cemberut. Pasangan saya selalu menyuruh saya untuk tersenyum dan JANGAN PERNAH MENGERUTKAN DAHI. Paksakan tersenyum minimal 10 detik seburuk apapun suasana hati dan pikiran kamu saat itu. Tersenyum bisa membuat awet muda daripada kita manyun, marah dan mengerutkatkan dahi. Terbukti.. dia sekarang berumur 30 tahun tetapi hampir semua orang yang baru kenalan dengannya selalu menyangka dia masih 20 tahun dan tidak menyangka kalau dia sudah jadi bapak-bapak ^_^
  3. Selalu dan selalu berpakaian rapi. Rapi bukan berarti baju baru dan mahal. Pakailah pakaian yang membuatmu PD, nyaman dipakai. Terutama ketika kamu bertemu dengan banyak orang. Ada satu cerita di kantornya pasangan saya, prestasi kerjanya bagus… dia siap dipromosikan naik jabatan. Tetapi karena satu hal yaitu penampilannya yang seadanya, maka promosi itu diberikan kepada orang lain yang kinerjanya jauh dibawah orang yang layak mendapatkan promosi itu. Alasan pimpinan cuma satu, orang yang bersangkutan nantinya akan menghadapi banyak orang… perusahaan tidak akan memilih orang yang penampilannya cuek, seadanya. Karena akan berpengaruh dengan image atau citra perusahaan itu. Contoh nyata adalah pegawai bank. Mbak-mbak teller, CS itu selalu berpakaian rapih dan cantik-cantik. Semua orang menyangka gaji orang yg kerja di bank itu tinggi, padahal sebenarnya gaji mereka tidak seberapa banyak dibandingkan pengemis profesional yang bisa mendapatkan hingga 1 juta per hari.
  4. Istirahat yang cukup itu wajib, tapi kalau terlalu lama… kamu hanya membuang-buang waktu saja.
  5. Selain tidak sopan, makan sambil berbicara itu juga salah satu penyebab kenapa berat badanmu selalu naik. Saya membaca dari ebook Healthy Urban Kitchen. Makan sambil berbicara itu sama saja kamu tidak menikmati makanan yang tersaji.
  6. Untuk penjelasan yang ini, silahkan tanyakan langsung kepada orang dalam bank (intern). Nanti kamu akan mengerti mengapa disarankan meminjam dalam jumlah besar daripada jumlah kecil.
  7. Papaku pernah berkata, “kamu boleh bergaul dengan orang susah tetapi jangan terlalu akrab“. Prinsip ini tidak cocok bagi kamu yang memegang teguh syariat islam, karena di islam semua orang itu derajatnya sama. Tinggal kamu pilih, mau sukses atau tidak? Jangan terlalu dekat dan akrab dengan mereka atau orang susah apalagi sampai curhat masalah pribadimu padanya karena suatu saat mereka pasti akan meminta bantuanmu, dan sekali kamu membantunya… mereka akan terus bergantung padamu. Ketika suatu hari kamu menolaknya dengan maksud agar mereka mandiri, menasehatinya, membimbingnya agar mau berusaha, tetapi pada kenyataannya mereka justru akan menghujatmu, menyumpahimu, memakimu, bahkan memfitahmu. Mereka tidak akan ingat lagi kebaikan2mu yang dulu. Saya berbicara begini bukan rekayasa belaka, tetapi ini kenyataan yang terjadi di lingkungan saya. Sebagai gantinya, sapalah orang” tersebut setiap kali bertemu, itu sudah dianggap kamu tidak sombong dan baik hati. Kamu akan tetap menjalin silaturahmi dengannya, tanpa perlu dia mengetahui terlalu jauh kehidupan pribadimu dan kamu masuk ke kehidupan pribadinya.Kalau kamu bergaul dengan orang” susah yang selalu pesimis, kamu akan ikut pesimis juga. Kalau bergaul dengan orang malas, ya kamu jadi pemalas. Kalau kamu bergaul dengan orang yang selalu optimis, kamu akan ikut berfikir kreatif dan optimis pula. Kalau kamu mau jadi orang kaya, bergaulah dengan orang kaya.Bukan maksud pilih-pilih teman dan sombong dalam pergaulan, tetapi ini masalah selektif dan cerdas dalam memilih lingkungan pergaulan untuk sukses. Jangan takut untuk memulai suatu pertemanan baru yang bermanfaat.Untuk yang satu ini, saya sudah menerapkannya dengan cara add teman-teman blogger baru. Dan hasilnya… luar biasa!!! ^_^
  8. Ini dia yang terakhir… Apa susahnya sih mendengarkan orang lain? Tuhan menciptakan kita dua telinga, jika telinga kiri kita capek mendengarkan, maka masih ada telinga sebelah kanan. :) Jika kamu merasa bosan dengan apa yang dia bicarakan, cukup dengarkan dan anggukan kepalamu dan katakan “Oh gitu ya..”, “Huuum…”, “Iya…” Terkadang orang hanya butuh didengarkan tanpa perlu kita ikut berkomentar. Itu sudah suatu cara untuk menghormati orang lain. Kalau kamu tidak setuju dengan pendapat orang lain, cukup utarakan dengan sopan langsung padanya dan penjelasan yang tidak menyinggung hatinya.

Bagaimana?? Cukup rumit ya penjelasannya? Ah tidak… ayo,, hidup itu indah. Marilah kita memanfaatkannya sebaik mungkin ;)

Selamat malam.. dan selamat menikmati hari libur bagi yang menjalaninya ^_^

6 Comments on Kunci Sukses Aristotle Onassis Beserta Penjelasannya

  1. Crayon Shinchan
    25 September 2010 at 1:11 AM (4 years ago)

    makasih infonya

  2. Crayon Shinchan
    25 September 2010 at 1:11 AM (4 years ago)

    makasih infonya .. wah jadi pingin sukses nich

  3. efahmi
    25 September 2010 at 5:50 AM (4 years ago)

    3. nah, aku dulu termasuk orang yg cuek soal penampilan. soal profesionalitas, aku pikir apa yg aku kerjakan dan hasilnya itu yg penting. kerjaan sukses, klien puas. beres. tapi sejak ketemu sama pasangan yg sekarang aku jadi lebih banyak membuka wawasan tentang penampilan :)

  4. kunto
    25 September 2010 at 9:06 AM (4 years ago)

    asik dapet wasiat dari orang sukses.. bisa kecipratan sukses ni. :)
    tp yg poin 5, stuju-stuju ngga.. bner kl enak menikmati makanan (baca:dgn khusyu), tp brada di meja makan bersama2 adlah kesempatan untuk menjaga hub keluarga dgn baik. kl sy milih, membatasi hal2 yg dibahas. kl bisa hal2 yg menyenangkan aja.
    masalah jd gemuk, gpp dh. sy ma kurus. hehehe
    salam kenal mba.

  5. aRai
    14 October 2010 at 1:56 PM (4 years ago)

    hasil kerja itu indah *uang* mari kita habiskan sebaik2nya … heuehuehe

  6. Nona Mills
    23 December 2010 at 12:03 AM (4 years ago)

    3. nah, aku dulu termasuk orang yg cuek soal penampilan. soal profesionalitas, aku pikir apa yg aku kerjakan dan hasilnya itu yg penting. kerjaan sukses, klien puas. beres. tapi sejak ketemu sama pasangan yg sekarang aku jadi lebih banyak membuka wawasan tentang penampilan :)