Pengalaman Salah Rute Penerbangan Citilink

Pada pertengahan maret kemarin, aku sekeluarga pulang kampung ke Surabaya karena ada acara pengajian 1000 hari meninggalnya papaku. Aku, suamiku, anakku dan adikku pergi dan pulang naik pesawat Citilink.

Pengalaman ini bercerita kalau aku salah membeli tiket Citilink di Traveloka. Seharusnya beli untuk rute keberangkatan Cengkareng – Surabaya, tetapi karena tidak teliti akhirnya rute yang terbeli untuk ┬áHalim – Surabaya.

Beberapa hari sebelum jadwal keberangkatan, kami memutuskan untuk pergi bersama-sama pada hari Rabu, tanggal 11 maret 2015. Setelah cek harga tiket di Traveloka, ternyata harga tiket yang paling murah dimiliki oleh Citilink.

Tanpa ba bi bu lagi, adikku nyuruh pesan secepatnya, trus suamiku nyuruh cari penerbangan paling terakhir atau paling malam. Akhirnya aku pilih Citilink penerbangan pk 20.30. Tapi alangkah terkejutnya pada saat cetak tiket, penerbangan citilink kami ternyata dari bandara Halim Jakarta dan bukan dari Cengkareng.

Tiket Citilink Hangus

Segera setelah mengetahuinya, suamiku langsung telpon CS Traveloka. Oleh CS Traveloka disuruh langsung telpon CS Citilink karena tiket tidak bisa dicancel.

Pada saat telpon CS Citilink diterima oleh Wawan. Suamiku tanya apakah tiket kami bisa dipindah penerbangannya ke bandara Soekarno-Hatta Tangerang, karena rumah kami di Tangerang. Terlalu jauh kalau harus pergi ke Halim. Dengan ketusnya si CS Wawan berkata kalau tiket kami batalkan ya hangus. “Dibuat pembelajaran saja pak”.

Wasem nih CS, enak aja ngomong dibuat pembelajaran.

Berarti bukan hanya aku saja yang salah tempat keberangkatan, ternyata selama ini juga banyak orang-orang yang seperti aku. Niatnya naik Citilink berangkat dari Soetta eh salah beli tiket akhirnya harus berangkat dari Halim.

Sedangkan apabila aku beli tiket baru lagi, tiket yang lama hangus, sama sekali nggak bisa partial refund apalagi full refund. Benar-benar sadis nih Citilink. Kalau aku beli tiket 1 aja sih gpp kubiarkan hangus, lha ini ada 4 tiket seharga 2 juta. Mbook… untuk orang seperti aku ya bisa bangkrut.

Tiket Citilink Tidak Bisa Refund

Entah kenapa, Citilink tidak bisa membatalkan tiket yang sudah dibeli, padahal maskapai penerbangan lain mempunyai kebijakan tersebut. Ada yang bisa direfund maksimal 7 hari sebelum tanggal keberangkatan, walaupun cuma sebagian.

Parahnya lagi, Traveloka bukan agen yang bisa ‘menalangi’ proses booking sementara. Entah berapa banyak orang seperti aku yang pernah mengalami kesalahan saat booking dan baru sadar kalau melakukan kesalahan di menit-menit terakhir. Terlebih lagi semenjak transaksi beli tiket pesawat hanya bisa dilakukan secara online di travel agen daripada beli langsung di bandara.

Kalau di agen travel punya adik iparku, dia ada sistem booking tiket maksimal 3 jam. Jadi selama 3 jam kalau misalnya ada perubahan, uang tidak hangus.

Jadwal Keberangkatan Citilink Dimajukan

Seperti yang sudah aku duga sebelumnya, kalau penerbangan malam biasanya mengalami perubahan, lebih maju jadi pk 19.30.

Pergi ke Bandara Halim Jakarta

Berhubung tiket tidak bisa refund, ya mau nggak mau harus pergi ke bandara Halim Jakarta dari Tangerang. Tadinya mau naik taxi, tapi kalau sore hari biasanya Jakarta suka macet, biaya taxi habis berapa coba, bisa-bisa lebih dari 400 ribu. Akhirnya kami memutuskan untuk naik Commuterline dari stasiun Batu Ceper di depan rumah.

Ke Bandara Halim lewat KRL Commuterline

Kebetulan stasiun batu ceper dekat dengan rumahku, jalan kaki cuma 5 menit. Dengan menggotong beberapa koper, kami jalan kaki ke stasiun. Beli tiket single trip menuju stasiun Jatinegara untuk 4 orang cuma 20 ribu.

Tangerang -> Duri.
Dari stasiun duri transit sebentar nunggu kereta dari arah Bogor yang menuju stasiun Jatinegara.

Dari Stasiun Jatinegara agak susah cari taksi karena taxi yang ngetem di depan stasiun (taxi borobudur) tidak mau pakai argo dan menerapkan tarif 80.000 untuk ke bandara Halim. Buset! Mahal banget, padahal dari Jatinegara ke Halim deket lho. Kami pun memutuskan untuk menunggu taxi lewat, dan munculah taxi Blue Bird. Tarif argo naik taxi BlueBird cuma 45 ribu dari stasiun Jatinegara ke bandara Halim.

Akhirnya sampailah kami di bandara Halim dan Alhamdulillah sampai di Surabaya dengan selamat. Oh ya, pulangnya dari Surabaya ke Jakarta juga menggunakan Citilink, tapi kali ini suamiku yang beli tiketnya di Traveloka dan PADA SIANG HARI. Sekarang benar-benar dicek ulang sebelum checkout supaya nggak salah rute lagi, hehe..

You May Also Like..

5 Comments on Pengalaman Salah Rute Penerbangan Citilink

  1. ndop
    24/03/2015 at 8:24 pm (2 years ago)

    Huahahhaa… aku belum pernah sih beli tiket di traveloka. Diriku kalau numpak sepur beli tiketnya di tiket.com.

    Btw, akhirnya hepi ending ya kak. Syukurlah kalau begituuu

    Reply
    • Brillie
      25/03/2015 at 6:30 pm (2 years ago)

      wah mas… aku ya tadinya mau beli tiket sepur bandung – surabaya di tiket.com,, tapi pas aku lihat kok harganya sama kyk di web resmi PT KAI, jadinya batal..

      Reply
  2. Alva
    29/05/2015 at 6:18 pm (2 years ago)

    Kejadian yg sama saya alami hari ini.. Tiket hangus.. Karena waktu beli mepet dan nggak cukup waktu dari Cengkareng ke Halim…. * memangnya berapa jam ya .. Nerapa Rp kalo naik taxi… Hiks hiks

    Reply
  3. Distributor Pulsa
    09/09/2015 at 3:29 pm (1 year ago)

    maksih buat informasinya gan..mantap.

    Reply
  4. RE
    03/01/2016 at 5:04 pm (11 months ago)

    Saya malah ada sedikit yang mengganjal. Tgl 27 Des 2015 saya beli tiket Citilink via aplikasi android citilink. Saat beli sudah saya pastikan tanggal 2 Jan 2016 dan sudah saya pastikan juga bahwa itu adalah hari Sabtu. Trus bayar via ATM BNI. Gak berapa lama email masuk mengirimkan tiketnye. Karena sudah sangat yakin, saya gak baca detail lagi tiket tersebut.
    Pas tanggal 2 Jan, saya meluncur ke Soetta, sampai di counter check in, dikatakan bahwa saya salah tanggal. Ditunjukkan bahwa di tiket saya (saya tunjukkan email dari citilink via HP) memang tertulis tanggal 2 Feb 2016. Dia langsung nyaranin saya urus ke CS Citilink. Karena agak panik saya langsung menuju ke CS Citilink. Solusi, nambah 400rb (untuk 2 orang) dan bisa berangkat hari itu juga dengan jam keberangkatan yang sama. Sambil mengucap alhamdulillah, saya kembali ke tempat check in, dan semua lancar hingga diruang tunggu.
    Saat di ruang tunggu saya mulai merasa agak aneh.
    Penumpang banyak, dan saat saya mau reschedule, prosesnya gampang banget. CS-nya gak ngomong apa2, kaya yang masih banyak banget seat kosong, padahal itu gak sampai 90 menit menjelang keberangkatan.
    Saat masuk ke dalam pesawat saya perhatikan seluruh tempat duduk terisi, tidak ada kursi yang kosong.
    Koq bisa pas banget ya, ada 2 seat tersisa, dan saya dapatkan 90 menit menjelang keberangkatan.
    Saya ingat-ingat lagi apa yang tadi disampaikan oleh CS citilink, tidak ada kata-kata “maaf pak, kami cek dulu ketersediaan kursi ya pak”, atau “maaf pak, hanya tersisa satu seat”, atau “maaf pak, tiket bisa di reschedule namun tidak bisa di jam ini karena seat sudah penuh”, atau yang lainnya…
    Seolah-olah memang sudah di setting ada 2 seat tersisa.
    Wallahualam….
    Tapi tetap alhamdulillah karena bisa tetap berangkat sesuai tanggal dan jam yang direncanakan.

    Reply

Leave a Reply


*