Modus Penipuan Oknum Buyer dan Seller Terbaru

Iseng-iseng buka email yang khusus untuk eBay, eh dapet email seperti ini “I’ve sent the payent, I need size L men t-shirt. Send it to my address xxx, xxx, xxx”

Merasa saya nggak punya barang yang terjual, ya saya akhirnya membuka lapak dagangan eBay yang sudah lama ditinggalkan, dan memang tidak ada barang yang terjual saat itu. Lalu saya pun ngecek ke PayPal dan nggak menerima pembayaran tuh.

Wah.. berarti ada indikasi kalau ini buyer penipu. Bisa-bisanya dia ngaku kalau sudah transfer dan minta barang dikirim ke alamatnya. Di Forum eBay Indonesia juga ada yang sharing beginian, saya kutip ya..

“Sapa tau ada seller yg dagangannya laris manis tanjung kimpul, yang sehari sold 100 pasti males mau ngecek di PP atau di sold item dan langsung kirim barang. Selamat Anda sudah bersedekah tidak pada tempatnya :)”

Jadi inget modus penipuan lewat SMS yang sering terjadi di Indonesia, salah satunya sms jual beli transaksi di toko online.

Sisi Seller
—————
Jadi si oknum buyer ini meng-sms no hp online shop dengan mengatakan bahwa dia sudah transfer, dan minta barangya dikirim ke alamat xxx,xxx,xxx. Kalau ada seller yang kurang jeli karena kebanyakan order dan males ngecek, maka dianggap bener dan langsung kirim barang.

Sisi Buyer
—————–
Si oknum ini meng-sms dengan memberikan no rekeningnya dan berjanji akan mengirim barang secepatnya. Apabila buyer curiga no hpnya kok beda dengan yang tertera di olshop tempat dia mau membeli barang, maka si oknum mengatakan kalau dia no hp yang itu lagi nggak ada pulsanya, jadi sms pake no satunya (no lain). Buyer yang nggak curiga akan langsung transfer, padahal itu sms penipu.

Tujuannya si buyer atau oknum seller penipu apalagi kalau bukan berspekulasi, yaa.. siapa tau ada salah satu korban yang kurang teliti, kurang jeli atau ceroboh yang jadi korban.

Cara Menghindari Penipuan Transaksi Online Shop

Online shop sudah bersusah payah membuatkan website untuk bertransaksi di sana, cara ordernya pun jelas, lebih aman dan private. Eh, masih juga ada yang lebih suka transaksi lewat Facebook (FB). FB tuh bukan untuk order say,,, itu cuma untuk promosi. Kalau mau order lewat inbox (message), sms, bbm atau email.

Jika ada online shop (OL Shop) yang males melayani pertanyaan lewat FB, order lewat FB comment, apalagi publik dan bisa dilihat banyak orang, ITU WAJAR! Itu semata-mata melindungi olshop dan pembeli dari oknum-oknum penipu yang tidak bertanggung jawab.

Buyer: Jangan percaya sms dari no hp yang tidak dikenal, maksudnya kalau kamu mau transaksi dengan olshop A dengan no hp 1234 maka kalau ada yang tiba-tiba sms kamu pake no 4567, tanyakan kebenarannya / konfirmasi ke no 1234 apakah dia barusan yang mengirim sms dengan no hp yang beda. Karena bisa saja itu oknum penipu, karena pembeli itu no hp olshop A.

Seller: Jangan langsung mengirim barang kalau belum mengecek rekening secara langsung. Biarkan buyer menunggu, yang pasti sebagai seller harus yakin pembayaran diterima dulu baru barang dikirim. Seberapa rame ordermu, laris manis sold out terus, jangan lupa tetap mengecek secara teliti. Konfirmasi ke buyer, dia tadi transfer pakai nama siapa di rekening banknya, kalau merasa ada yang janggal, minta bukti transfernya ke buyer.

Belanja di online shop melalui internet memang mudah, cepat, hemat waktu dan tenaga tetapi resikonya juga banyak dan kita harus waspada. Semoga tulisan saya hari ini bermanfaat. Maaf nggak ada gambar ilustrasinya.

You May Also Like..

0 comment on Modus Penipuan Oknum Buyer dan Seller Terbaru

  1. aprie
    19/04/2013 at 12:26 pm (4 years ago)

    weh..punya template onlen sop buat blogger yg recomended ga?

    Reply
  2. Pairin
    22/08/2013 at 8:21 am (3 years ago)

    Tetap hati-hati selalu ya for buyer and seller. Kita perangi modus tipu-tipu dengan rekber!

    Reply

Leave a Reply


*