AWAS! Oknum Driver Taxi Express Minta Minimum Payment Tidak Resmi

Hoaamm… Masih ngantuk nih pagi ini, maklum baru sampai rumah (Tangerang) jam 1 pagi. Pesawat dari Surabaya delay sampai jam 22.30. Ok begini ceritanya,, setelah landing, ambil bagasi lalu pesan taxi di pangkalan resmi Taxi Express di Bandara Soekarno Hatta. Selama di perjalanan sih nggak ada masalah, namun ketika turun sampai di rumah, suamiku ngasi uang 50 ribu ke driver. Argo cuma 30ribuan, trus ada biaya dari Bandara cuma 10.500 dan harusnya dikasi 50ribu itu masih sisa dan bisa buat pak supir. ┬áTapi driver Taxi Express tadi langsung nembak minta 100ribu alasannya ada minimum payment dari Bandara.

image expressgroup.co.id

Lho kok gitu?? Kami selama beberapa tahun ini menggunakan Taxi Express dari Bandara ke rumah, nggak pernah tuh dimintai minimum payment apalagi ini jumlahnya 100 ribu. Setahuku walaupun ada minimum payment taxi, biasanya tertera di stikel di dalam mobil cuma 30ribu, bukan 100ribu.

Wah.. suamiku langsung berfikir ini modus ilegal yang dilakukan oknum taxi express bandara soekarno hatta. Suamiku ya juga  ngotot lha wong nggak ada pemberitahuan tadi di bandara saat naik taxi. Suamiku tetep memberikan 50ribu. Si oknum driver itu langsung pergi sambil mrengut dan ngedumel.

Kenapa saya dan suami yakin itu oknum driver nakal?

  • Kalau memang ada minimum payment 100ribu, pasti ada pemberitahuan di awal sebelum naik taxi.
  • Si supir taxi itu nggak ngotot minta 100ribu. Paling pikirnya dikasi ya sudah, enggak ya sudah. Kalau penumpang bego dan tertipu ya dia untung, kalau enggak ya gpp.
  • Saya sudah tanya ke beberapa customer service taxi bandara, memang tidak ada minimum payment 100ribu. Salah satunya Bluebird.

oknum taxi nakal Bisa saja sih saya komplain ke Taxi Express melaporkan kalau drivernya no lambung xxx itu nakal. Tapi enggak lah.. kasihan kalau sampai si driver itu diomelin. Kalau dia taxi Bluebird, mungkin dia sudah kena sanksi berat kalau sampai terbukti melakukan ‘pemerasan’ ke penumpang.

Jadi buat teman-teman ya harus berhati-hati. Tidak ada tuh yang namanya pungutan liar minimal 100ribu kalau naik taxi dari bandara apapun.

You May Also Like..

    10 Comments on AWAS! Oknum Driver Taxi Express Minta Minimum Payment Tidak Resmi

    1. ndop
      23/02/2014 at 11:21 pm (3 years ago)

      Kalau caranya cari duit dengan begini, duitnya gak akan bermanfaat ya mbak.. Curang gitu loh.. Yah semoga pak sopirnya segera sadar..

      Reply
    2. TONGKONANKU
      24/02/2014 at 10:05 pm (3 years ago)

      Emank nggak bayar langsung di loket taxi express dibandara, mba?

      Reply
      • Brillie
        25/02/2014 at 7:38 pm (3 years ago)

        @TONGKONANKU: kalau di Soekarno Hatta Jakarta hampir semua taxinya pake argo, tarif bawah. jadi bayarnya kyk taxi normal, bayar setelah sampai di tujuan + biaya tambahan dari bandara. Biasanya biaya dari bandara maximal 10.500 untuk jarak dekat.

        Reply
    3. miko
      25/02/2014 at 4:02 am (3 years ago)

      kayaknya drivernya lagi butuh duit tuh mbak :’D
      kalo aku biasanya ditanya dari awal, harga berapa ke tempat tujuan dan pakai argo / borongan

      Reply
      • Brillie
        25/02/2014 at 7:40 pm (3 years ago)

        @ Miko: kalau taxi express, bluebird, taxiku biasanya tarif bawah dan pake argo semua. ada yang nawarin nggak pake argo, istilahnya borongan eh dia asal njeplak aja minta 150ribu. Padahal jaraknya deket.

        Reply
    4. Vicky Laurentina
      25/02/2014 at 5:08 pm (3 years ago)

      Minggu lalu, aku naik taxi Or*nz dari Panglima Sudirman sampek Tunjungan Plaza di Surabaya. Argonya cuman Rp 7,5k. Tiba di TP, supirnya bilang pembayaran minimal Rp 15k. Aku marah sekali coz nggak ada pemberitahuan sebelum aku naik taxi itu.

      Aku complaint ke account Twitter-nya Or*nz, lalu customer service mereka nelfon aku. Bilang bahwa sudah ada pemberitahuan di bangku taxi bahwa pembayaran minimum Rp 15k. Pemberitahuan itu mereka tulis di bangku belakang kanan (aku nggak lihat karena aku duduk di bangku kiri. Apa maksudnya aku harus ngesot-ngesot dudukku di bangku supaya tidak sampek merasa dirugikan?)

      Dan mereka sudah mengumumkan di media massa bahwa mereka memasang kewajiban penumpang untuk membayar minimal Rp 15k untuk setiap penggunaan jasa mereka, baik melalui pemesanan maupun yang naik on the spot. Mungkin dikiranya aku ini tukang baca iklan. Customer service ini nampaknya mengira semua orang nonton tivi atau dengerin radio.

      Aku bukan merasa rugi bayar Rp 15k. Blue Bird aja memberlakukan Rp 25k, tapi mereka toh ngomong di depan kepada penumpangnya, sebelum taxi berjalan. Ini masalah kejujuran, dan Or*nz tidak punya sifat jujur itu, jadi aku tidak mempercayai perusahaan itu.

      Aku tidak tahu apakah semua taxi di Surabaya sekarang memberlakukan aturan bahwa naik taxi minimal harus bayar Rp 15k.

      Reply
      • Brillie
        25/02/2014 at 7:41 pm (3 years ago)

        @ vicky: sepertinya taxi orenz ini kualitasnya makin lama makin menurun. kalo nggak salah beberapa minggu lalu ada penumpang yg turun di PTC surabaya kena bogem mentah supir taxi orenz gara-gara tersinggung sama nada bicara si peumpang perihal penumpang nggak bayar pake uang pas.

        Reply
    5. alinaun
      27/02/2014 at 5:02 am (3 years ago)

      Aku pernah Bu, pengalaman seperti ini, tapi besok-besoknya jadi hampir gak pernah naik taksi, naik bus sahaja.

      Salam kenal ya :))

      Reply
    6. Ditter
      27/02/2014 at 8:13 am (3 years ago)

      Wah, aku jarang banget naik taksi. Jadi postingan ini bisa jadi pelajaran buat aku kalau suatu saat ingin naik taksi, khususnya di sekitaran bandara….

      Mungkin di awal perlu tanya2 dulu dan konfirmasi kali, ya.

      Reply
    7. feri
      16/09/2015 at 4:12 pm (1 year ago)

      kejadian sama persis yang saya rasakan tanggal 14 sept 2015. ini saya naik taxi express dari bandara 1 b ke neglasari tangerang di argo hanya 59 ribu lebih tapi saya di tagih 100 biasanya saya naik taxi lain argo 70 di tagih 80 masih wajar ini argo 59 ribu lebih malah di tagih 100 ribu saya gk mau ambil pusing tapi saya lapor kebagaian customer taxi tersebut dan ini pengalaman pertama sekaligus terakhir naik taxi express.

      Reply

    Leave a Reply


    *