Modus penipuan pura-pura ingin membeli rumah dari iklan di tokobagus

Saya cuma sekedar berbagi informasi saja, agar orang yang sedang kesusahan, butuh uang tidak menjadi lebih susah karena ditipu oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Berikut modus penipuan terbaru penipuan pura-pura membeli rumah, sasaran adalah orang yang memasang iklan rumah di tokobagus.

Pengalaman ini saya dapatkan dari status facebook Hakimtea. Semoga bermanfaat.

Kalau saya boleh kasi saran..

  1. Jangan mencantumkan alamat lengkap di iklan, cukup no telpon yang bisa dihubungi.
  2. Jangan langsung setuju jika ada yang bertanya no rekening anda dengan tujuan mau transfer DP, dll. Ajak ketemuan dulu secara langsung dengan orang yang bersangkutan untuk membicarakan tentang jual beli rumah tersebut. Wajib dicurigai apabila alasannya orang tersebut berada di luar kota dan menolak diajak ketemuan.
  3. Jika ketemuan, selalu ajak beberapa orang dekat yang bisa dipercaya dan kalau bisa sih bertubuh besar, seram dan syukur-syukur menguasai ilmu bela diri.
  4. Jangan pernah mau untuk disuruh mengecek langsung ke ATM, karena anda bisa terkena hipnotis lewat telpon. Hal ini sering terjadi. Gunakan fasilitas internet banking atau phone banking untuk mengecek saldo di rekening telpon anda. Jadi apabila ada uang masuk, anda bisa segera mengetahuinya tanpa perlu ke ATM. Jika anda mempunyai orang tua, anjurkan untuk registrasi internet atau phone banking sesegera mungkin.
  5. Jika anda sudah curiga bahwa anda ditelpon penipu, segera matikan telpon tanpa pikir panjang.

Di sini bukan tokobagus yang salah, tokobagus hanya sebagai media tempat beriklan. Tetapi kita sebagai pengiklan/penjual yang harus waspada.

Modus Penipuan Pura-pura Membeli Rumah
Oleh: Rocky | 21 December 2011 | 11:41 WIB
Ini kejadian yang saya alami sendiri. Saya memang menjual rumah saya di bekasi, saya upload melalui situs toko**gus.com. Tak sampai 2 hari ada yang sms saya dari 083896650947 dengan isi;
Maaf, sy ibu sulastri yg kemarin liat RUMAH nya, mrasa cocok dan berminat, jd umtk masalah harga silahkan hubungi suami sya. H.RIDWAN di no 081219164757. Trims.

Setelah saya hubungi nomor yang tertera, dia mengaku bernama Haji Ridwan. mengaku sudah melihat rumah saya dan merasa cocok, hari itu juga dia menawarkan dengan bahasa yang halus, (logat bukan jawa), untuk tanda jadi sebesar Rp 10juta. Malam itu juga dia mau transfer ke rekening niaga saya melalui MANDIRI dia ke NIAGA saya.

Singkat cerita, dia menelpon beberapa kali, karena saya dalam perjalanan ke rumah (1,5 jam), saya abaikan telpon nya. Sesampai di rumah, dia telpon lagi, dan minta saya untuk cek ke ATM, apakah uangnya sudah diterima, alasannya karena dananya besar. Sampai sini saya masih belum curiga, saya beranggapan, namanya ornag udah transfer pasti dia berkepentingan untuk memastikan keamanan uangnya. Sudah sampai atau belum.

Saya jawab, saya akan cek ke CIMB CLICKS, karena saya punya akun online dari CIMB NIAGA, jadi transferan atau aktivitas apapun pasti terlihat. Saya cek, tidak ada perubahan dana. Dia telpon lagi dan menanyakan hal itu, lalu dia menanyakan lagi uang saya sebelumnya berapa dan sekarnag ada berapa.

Disinlah saya merasa tidak enak, ngapain coba dia menanyakan rekening saya, akhirnya tidak saya jawab, saya bilang saja yang jelas tidak ada perubahan saldo di rekening. Lalu dia ngotot untuk memaksa saya ke ATM, untuk cek langsung. Oke, saya turuti, karena ATM Niaga memang tidak terlalu jauh, setelah sampai, saya cek, memang tidak ada dana masuk sama sekali. Saya tidak membawa handphone, karena malas nih orang bawel sekali, pikir saya.

Sampai di rumah, istri saya bilang bahwa orang tadi menelpon lagi dan dengan nada kurang simpatik, menanyakan kemana saya, berapa lama balik, trus kok tidak bawa handphone, trus apa ada handphone yang lain.

Inti nya istri saya agak tersinggung atas nada suaranya yang tinggi.

Disini kecurigaan saya menguat, tapi saya masih tidak yakin ini penipuan.

Kemudian saya cek lagi cimb clicks, memang tidak ada. Dan dia (H Ridwan) nelpon lagi, dia bilang dia akan mengadu ke Mandiri Call, sementara dia menelpon, saya diminta untuk ke ATM Mandiri (bukan NIAGA) saja, agar dipandu untuk cek saldo dan transfer.

Oke, saya ke ATM lagi, tapi kali ini ke ATM MANDIRI, sesuai permintaan si penipu ini. kemudian dia telpon lagi, dia bilang akan melakukan conference call (trimitra / telpon bertiga) ke Mandiri untuk pengaduan, kenapa dana 10 juta nya tidak bisa saya terima.

Saya dengar pembicaraan dia dengan “MANDIRI CALL” (saya beri tanda kutip).

‘halo mandiri call, saya yang tadi, ini pak rocky mau bicara’

NAAAHHH kecurigaan saya makin menguat, kalau anda pernah menelpon mandiri call, anda akan sangat kecil kemungkinan untuk mendapatkan operator yang sama setelah menelpon untuk kali kedua atau ke tiga, karena itu adalah layannan hunting, operatornya bisa 100-200 orang per hari.

Mana bisa dia mendapatkan orang yang sama, harusnya dia memberi penjelasan ulang ke operatornya.

Setelah itu orang mandiri call nya ngomong ke saya, dia menyuruh saya untuk cek saldo ATM NIAGA saya di ATM MANDIRI (bukan NIAGA), dan menyuruh saya mengucapkan saldo tersisa, tentu saja tidak saya turuti, lalu dia mengaku sistemnya mandiri memang sedang ada masalah, jadi saya diminta untuk pull (tarik) dana, melalui transaksi lain, lalu ada pilihan transfer dana, kepada rekening, dan jumlah, untuk jumlah, dia minta ketika angka 09837632, atau berapa saya lupa, perhatikan angka 0 yang diminta, saat kita mengetik angka 0 di menu jumlah yang ditransfer, maka angka 0 akan hilang, jadi akan tertampil 9837632, artinya adalah uang sembilan juta lebih!!

Dan bila anda pencet OK, maka TIDAK ada konfirmasi / layar yang bertuliskan bahwa ‘dana akan ditransfer sejumlah sekian ke rekening atas nama bla bla’, berbeda dengan bila kita cek di ATM Mandiri pakai kartu ATM Mandiri, pasti ada konfirmasi itu sebelum dana dikirim.

UNTUK ATM BERSAMA TIDAK ADA KONFIRMASI ITU SEBELUM DANA DIKIRIM!!!! HATI2!!!

Inilah yang dimanfaatkan penipu itu.

Untungnya, alhamdulillah di detik terakhir saya sadar bahwa ini semua adalah penipuan, saya juga terperanjat dan sampai keluar keringat dingin, saya tidak pencet tombol OK. Saya matikan telpon saya.

Dana saya aman, tapi kurang dari satu langkah saja, saya akan kehilangan uang 10 juta rupiah… inna lilahi wa innailihi rajiunn….

Si penipu telpon lagi dan akhirnya saya maki2 habis2an, tapi telpon nya langsung ditutup.

….ya ampuuuunnn…. gumam saya…. sampai kasir di indomaret (gabung ama atm) nanya ke saya ada apa kok saya maki2…, saya ceritakan dan dia bilang pernah ada yang persis kaya saya, sampai nangis di depan indomaret… dia kehilangan 10 juta kurang, persis sekali dengan yang hampir saya alami… astaghfirullah…

Buat anda semua yang baca, hati hati akan hal ini yah, jangan sampai terjadi pada anda atau keluarga anda atau teman2 anda karena modus ini sudah marak…

Si penipu ini niat sekali nipunya, dia membuat ‘MANDIRI CALL” palsu beserta operatornya yang juga penipu, sampai ada rekaman lagu mandiri call juga persis, dan ada ‘automatic tone’, yang kita disuruh pencet satu untuk indonesia/ inggris dll, baru tersambung ke operatornya, MIRIP!

Oiya silahkan sebar email ini, bukan hoax dijamin, dan nomor penipunya sekalian disebarkan, dan hati hati juga memasang iklan di situs http://www.toko**gus.com yang saya sebutkan tadi, cukup banyak mahluk biadab yang login yang siap sedia menipu ratusan mungkin ribuan yang posting disana.

Semoga para penipu itu bertaubat, dan bapak polisi mengambil tindakan yang sesuai kaidah hukum di indonesia… amin…

Akhirulkata, wassalamualaikum…
________________
Hakimtea : betul sekali saya pernah mengiklan rumah nenek mertua saya di toko**gus itu beberapa bulan yang lalu, dan sms yg saya terima sama dengan yg diatas “Maaf, sy ibu sulastri yg kemarin liat RUMAH nya, mrasa cocok dan berminat, jd umtk masalah harga silahkan hubungi suami sya. H.RIDWAN di no 081219164757″, tidak pernah saya tanggapi, karena saya menulis pada iklan tidak melayani SMS, peminat serius telp ke …. jadi ga pernah ada kelanjutan meski dia berualang kali sms tak pernah ditanggapi. Beware ya.

12 Comments on Modus penipuan pura-pura ingin membeli rumah dari iklan di tokobagus

  1. fusspot
    25 November 2012 at 9:01 PM (2 years ago)

    Dari cerita diatas, yg pasti orang tersebut mempunyai intelektual tinggi.
    sayang penempatannya kurang mengena dan tepat.
    akhirnya jadi sampah masyarakat yang menghalalkan segala cara demi uang.
    Semoga artikel dan cerita ini bermanfaat bagi smw orang yang doyan jajan Online.

    Nice Info kang…..
    Smoga dapat lebih berhati2.
    Matur suwun.

  2. agus z.a
    11 March 2013 at 9:43 AM (2 years ago)

    Ini nomer hp dan nama penipu hipnotis lewat telpon yang berkedok mau beli tanah/rumah :
    Hj. Hartati no. hp. 085213814877, suami nya bernama dr. heru prasetyo no. hp. 085210367888.
    hati-hati dan waspada… aku salah satu korbannya…

  3. Beby Melani
    16 March 2013 at 10:24 AM (2 years ago)

    waduh,,,,saya juga jual rumah di situs yg sama,bru sehrari sudah dpt sms dari (dia ngakunya) H. Hendra, dia berminat dengan rumah saya…saya telp.dan dia mnt no rek u transfer tanda jadii…dan in no HP nya 081381751773….thx yaa buat infonya

  4. Zaid Fityan
    15 June 2013 at 10:52 PM (1 year ago)

    salam kenal , kasusnya hampir sma seperti saya kemaren sya jual tanah+rumah harga 3miliar, eh yg mau beli siap DP 100jt, modus penipuanya sama persis dg kasus diatas , alhamdllh saya sempat brpikir jernih dr cara ia mentransfer (logat bicara khas penipu), sya cek ATM 20x 50rupiahpun g d yg ditransfer… sya disuruh transfer ke dia karena dia bilg tekor 100 jt yang hilang krna transfer ke rek.sya, TPI SYA BILG ENTE JANGAN MACEM2 M ANE KALAO G PY DUIT G USAH PAKAI TRANSFER SGLA, SYA TANTANG BT CEK KE ATM BRI CENTER NAH KEBETULAN TEMEN SYA MANTRI BRI ehhh3 si pnipu ini mundur alus dia matiin telp sepihak… dasar mental tempe tdinya sya ajak ktmuan g brani…
    saran saya kalau jual beli skala besar diusahakan jangan transfer dlu, lbh bgus cod /ketemuan
    +ketemuanpun jangan sendri ushakan ada sdara / 10org sekalian anggota sanak sdara ,biar kalau ktemu tu pnipu brani datang kita hajar rame2………… SETUJUUUUUUUU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    dan 1 lagi yg sms nawar2 d lihat rumah ada 200x dn orgnya itu2 jga, smoga alloh mnyadarkan dia, jka tdk sdar pasti alloh pnya cara sndri bt ngurus si pnipu katrokkk ini….

    pokoknya kalau ada sms yg bernada seperti kasus diatas pasti masih antek2nya dia, brhati2 jga no. hp mereka ratusan berganti2 , tpi modusnya sma … smga dapat brbagi…

  5. suryohadiprakoso
    17 June 2013 at 10:55 AM (1 year ago)

    setujua banget sama agan agan diatas,
    ane juga pasang iklan jual rumah di tokobagus, ga lama ada sms sama seperti diatas.
    sialaan tuh penipu ngerjain ane gan
    ane sampe bulak balik atm buat ngecek

    gan ane ijin copas tulisannya ya, mau ane share biar ga banyak makan korban gan…

  6. tomo
    14 November 2013 at 11:33 AM (12 months ago)

    pagi ini saya dapat dua sms

    dari 087786292317 “maaf, saya ibu nur yang tempo hari survey tanahnya, kami merasa cocok dan berminat serius namun untuk nego harga silahkan hubungi suami saya pak pirman 082310075777

    dari 083804001278 “saya ibu suwarni saya berminat dengan tanah yg mau dijual, saya ingin membicarakan mengenai harganya tapi saya telepon tidak bisa masuk. atau nanti dibicarakan langsung dg suami saya saja.karna saya sekarang sudah dijalan. ini no hp suami saya 081296344666 bpk. edi gunawan. terimakasih”

    tetap waspada…

  7. Ria putri
    23 March 2014 at 8:21 AM (7 months ago)

    Persis banget sama yg aku alamin kemarin malam.. uang di Atm semuanya raib.

  8. dany
    15 May 2014 at 9:09 AM (5 months ago)

    persis dengan yg saya alami, tetapi saya menjual motor, dia bilang sudah transfer dan disuruh cek ke atm, alhasil mau ngehipnotis, ya gak kena deh karena saya fokus…intinya FOKUS, dan tetap harus ketemuan deh kalo jual beli alias COD…banyak penipu bukan cuma penjual, tetapi pembeli…hati2 ya kawann…

  9. fatma
    18 May 2014 at 5:06 PM (5 months ago)

    Saya juga mengalami hal yg sama, buyer atas nama Budi Hartono dgn nomor hape: +6281255533557….
    Isi smsnya: Asslam.maaf sy PK.BUDI HARTONO.yg berminat mengenai APARTEMEN yg mau di sewakan.itu harga pasnya brapah untuk 2 tahun.tadi sy telpon anda tdk bs masuk klau tdk sibuk tlong hub ngi sy trimkasih.
    Dia minta nomor rek saya utk tanda jadi, uda saya kasikan, begitu dia bilang bahwa dia berada di atm mandiri dan sudah mentransfer…..saya cek di m-banking saya ternyata tdk ada perubahan…. Begitu dia ngotot bahwa saldo nya uda terpotong, dan minta utk dicek lewat atm saja, saya langsung sadar bahwa ini penipu, krn gak mungkin bank/atm bisa salah spt itu krn sistem bank gak mungkin sampe mendebet segampang itu…….saya bilang saya sibuk, dan memang hari dia menelpon adalah hari minggu….saya bilang email saja bukti transfernya, langsung ditutup telpnya….

  10. Al Maghfiroh
    5 August 2014 at 10:54 PM (3 months ago)

    Miri bnget tUu crita yg di atS Ame ..MaslLah sy kmren,masa brusan masang iklan di Bernig+.com selang 1 jam udh ada yg nelv0n namany H.Sunar[082189298679]#
    tpi untnglah di dlam rekening sy memang lg gx ada tabungannya,absS tu dia minta n0 rekening bank yg lain dri sitU sy curiga..TruzZ di ajk uNtuk dtang ke TKP bnyk btUL alLasnnya ni jgg yg bkin sy curiga……mudh mudhan penipu tUu bsa di beri blasn olh Allah S.W.T dan di buka pintu hatiny
    Amiin

  11. Febby
    18 August 2014 at 8:39 PM (2 months ago)

    Sekedar berbagi pengalaman aja, hari ini saya pun nyaris tertipu dengan PEMBELI GADUNGAN/PENIPU atas tanah yang saya iklankan melalui internet.

    Saya memasarkan tanah yg akan saya jual melalui bbrp media iklan online, salah satunya adalah be**iaga. Singkat cerita, tanah ini sempat saya publish dari seminggu lebih yll (8 Agustus 2014). Namun hari sabtu kmrn (16 Agustus 2014) saya sempat delete karena saya akan merevisi isi iklannya.

    Nah, pada hari minggu kemarin (17 Agustus 2014) saya publish kembali iklan tsb dan sekitar bbrp menit kemudian tiba2 ada seseorang yang mengaku bernama “FAHRI/FACHRI” me-nelp saya dgn modus yang “hampir2 mirip” dengan modus yg akhir2 ini sedang marak terjadi. Bedanya dia yang langsung call saya (tanpa sms minta dia yang ditelp). Well, mungkin modus “sms minta ditelp” ini udah sedikit kuno menurut para penipu ini. Hehe.

    Dari perbincangan ditelp kurang lebih seperti ini:
    “Ibu, istri saya sudah sempat lihat tanahnya, kebetulan dia memang ada di Bali dan saya kerja di Bandung. Dan kami sangat berminat dengan tanah ibu. And bla bla bla.”

    Saya sempat agak aneh krn saya merasa baru aja mempublish kembali iklan tsb, kapan istrinya bisa tiba2 lgsg “survey” dalam hitungan menit (terlebih posisi tanahnya ada di Bali)? Namun saya tetap coba positif dgn berpikir “Oh mgkn dia udah liat iklan saya dr 1 minggu yll yang kmrn sempat saya delete.”

    Bapak ini keliatan santun dari nada bicaranya dan mencoba untuk meyakinkan saya kalo dia “berintelektual”, punya banyak uang, suka berinvestasi dan benar2 berminat dgn tanah yg saya iklankan. Dia pun sempat coba menawar harga sampai akhirnya saya deal dengan si PENIPU itu di harga tertentu.

    Dia pun seolah2 ingin langsung deal dengan transaksi jual beli tanah tsb, namun saya coba arahkan untuk bertemu dulu mengingat tanah yang saya jual ini bernilai belasan milyar rupiah. Namun dia “sedikit berkelit” dengan alasan “saya di Bandung, pokoknya istri saya udah liat dan suka kok Bu, dan kita langsung aja transaksi di tanggal antara 23 Agustus – 1 September 2014 ya (yg entah apa alasannya), dan iklannya tolong dihapus aja ya Bu krn pasti banyak orang yang berminat dengan tanah Ibu”.

    Dengan dia berkata begitu, saya pun langsung menjelaskan kepada dia klo iklan saya ini terbuka untuk publik yang memang benar2 serius untuk membeli. Kalau iklannya ingin dihapus berarti harus ada “tanda jadi/DP” sebagai tanda bukti keseriusan. Dia pun tiba2 langsung men-dealkan akan mentransfer DP sebesar 10jt yang (katanya) akan dilakukan pada hari ini (18 Agustus 2014). Btw, sebelum deal pengiriman DP ini pun saya sempat arahkan lagi untuk bertemu dulu krn “apakah Bapak bisa percaya kirim DP dengan orang yang baru Bapak kenal via telp?” Dan dia jawab “Ya, saya percaya ma Ibu, krn lokasinya memang jelas, istri saya pun udah liat, dan kebetulan saya pun lagi ada dana, jadi kita bisa sama2 bantu lah ya Bu..” Manis sekali kata2nya :))

    Sebenarnya kecurigaan saya sudah semakin besar ketika saat nego harga berlangsung, saya sempat akan operkan dia ke kakak saya. Namun karena nomor hp kakak saya indosat dia jadi agak ragu utk menelp dengan alasan “apa ga ada no lain selain indosat? Krn no saya hanya ada xl dan telkomsel.”
    Well, Untuk seseorang yang akan deal belasan milyar rupiah apakah akan sepelit/semiskin itu untuk mengeluarkan pulsa yg mungkin hanya akan menghabiskan bbrp puluh ribu rupiah saja? :D

    Namun saya tetap coba untuk positif thinking dan tentunya banyak berdoa semoga dijauhkan dari para penipu.

    Dan puncaknya adalah hari ini ketika dia sudah berjanji akan mengirimkan DP. Saya memang sengaja tidak call dia untuk bertanya apakah DP-nya sudah dikirimkan/belum, krn prinsip saya kalau dia memang serius akan segera transfer DP dan akan segera mengabari. Akhirnya, sore jam stg 4 tadi dia telp saya dengan bilang sudah mentransfer DPnya. Dan tanpa perlu panjang lebar pasti udah tau jalan ceritanya. Hehe.

    “DP GADUNGAN” ini tidak ada yang masuk ke rekening saya, dan saya pun meminta bukti transfer agar sama2 enak, namun dia tiba2 berubah “beringas” dengan bilang “Ini menyangkut dana! Klo begitu ibu ke atm aja skrg untuk mengecek!”

    Saya pun langsung fight back dgn blg “Karena ini menyangkut dana Pak, maka dari itu saya minta bukti transfernya agar kita sama2 enak. Bapak transfer pakai apa? ATM kah? Atau apa? Dari bank apa? Jam berapa? Apa saya bisa minta no rekening Bapak biar saya lebih enak mengeceknya?”

    Mungkin karena saya terlalu detail bertanya dia jadi gerah dan semakin memaki2 saya (sangat jauh dari kesan “intelektual dan banyak duit” yg dia coba tanam ke saya pada saat di awal). “Saya kirim dari ATM BCA! Pake BCA juga! Jadi Ibu tidak percaya saya?!! Kalau begitu pokoknya Ibu ke atm sekarang! Ini menyangkut dana!”

    Seharusnya bagi pemilik dana “belasan milyar rupiah” arti dana “10jt” tidak akan menjadi sesewot itu bukan? Hehe.

    Karena saya semakin gerah mendengar caci maki dia akhirnya saya mulai bicara nada keras “SAYA TIDAK PERLU KE ATM KARENA SAYA PUNYA M-BANKING & I-BANKING! DAN SAYA PUN ORANG BANK! BANK BCA PULA! BERAPA NO REK BAPAK?!”

    Dia sempat diam krn kaget mendengar ucapan saya, dan akhir kata dia bilang “ANJING LU! ANJING!” Dan dia pun langsung menutup telp. Haha.

    Fyi, “FAHRI/FACHRI” ini mengaku bekerja dan bekerja sama dengan Pupuk Subsidi milik mantan capres kita nomor 1 kemarin. Dan dari logat bicaranya seperti orang Sulawesi atau Indonesia Bagian Timur.
    Berikut adalah no hpnya 082188773167 atau 085932514214.

    Pembelajaran dari kasus2 yang telah terjadi, berhati-hatilah kepada para penipu ini, karena saya rasa penipu ini mencoba memainkan emosi kita dengan memberikan harapan bahwa barang kita laku. Ingat, jangan cepat merasa senang sampai akhirnya kita lupa diri dan tidak berhati-hati.

    Benar kata teman2 disini, saya rasa para penipu ini adalah sindikat. Fahri ini memang tidak ada call saya lagi, namun masih ada 2 orang lainnya yang sampai saat ini masih meng-hub saya (yang saya harapkan bukan penipu ataupun gerombolan dari sindikat ini).

    Sekian pengalaman dari saya. Semoga Tuhan selalu menjaga kita semua. :)

1Pingbacks & Trackbacks on Modus penipuan pura-pura ingin membeli rumah dari iklan di tokobagus

  1. [...] Waspada segala bentuk penipuan, terutama kalau pasang iklan di media online/internet, karena ada Modus penipuan pura-pura ingin membeli rumah dari iklan di tokobagus. [...]

Leave a Reply