Asus Vivobook S200 Baru!

Sudah satu hari ini saya bekerja menggunakan notebook baru yaitu Asus Vivobook S200. Jadi saya ingin cerita bagaimana akhirnya saya memutuskan untuk membeli Asus Vivobook S200.

Asus Vivobook S200 Core i3

Asus Vivobook S200 Core i3

Sebelumnya, laptop saya yang lama selalu diprotes oleh suami saya karena sangat lambat sekali untuk browsing dan menjalankan beberapa aplikasi. Padahal 3 tahun lalu laptop saya itu sudah yang paling canggih. Selain itu laptop lama saya yang merknya Acer itu juga rusak pada bagian touchpad dan keyboard. Alhasil saya harus menggunakan external mouse dan keyboad, sungguh tidak menyenangkan!

Setelah browsing dan membandingkan beberapa brand notebook, akhirnya saya memutuskan untuk memilih Asus VivoBook S200 karena sesuai dengan keinginan saya dan juga dengan spec yang sama dengan brand notebook lain tetapi harganya terjangkau (5,8 juta rupiah). Fitur yang saya butuhkan dan saya suka dari Asus Vivobook S200 ini antara lain:

  • Proesesor intel core i3
  • RAM 4 GB
  • HDD 400 GB
  • Sistem Operasi Windows 8 Original
  • Touch Screen
  • Slim, tanpa DVD Writer
  • 11 inch
  • Card reader
  • 3 USB Port
  • Keyboad karet (menyelamatkan saya dari pengrusakan pencukilan keyboard oleh anak saya)

Tadinya saya tergiur juga oleh Samsung Series 3 dengan spec serupa, cuma hargaya lebih mahal (diatas 6 juta rupiah) dan kekurangannya belum touch screen. Lalu ada juga HP Sleekbook yang harganya sama seperti Asus Vivobook S200, warnanya seperti yang saya cari selama ini (Ruby Red), berhadiah DVD Writer External pula! Tapi sayangnya belum touch screen. Saya pikir, windows 8 akan lebih berasa windowsnya kalau teknologi hardwarenya juga baru, yaitu sudah touch screen. Kalau laptop ada windows 8 tapi nggak touch screen ya sama aja seperti notebook lama, nggak seperti beli notebook baru.

Oh ya, jangan keliru ya kalau beli Asus Vivobook S200 ini cari yang intel core i3 aja. Emang agak susah mendapatkannya, karena kebanyakan penjual mempunyai yang Asus Vivobook intel dual core. Memang harganya jauh lebih murah cuma 4,6 juta rupiah, tetapi buat apa kalau cuma dual core. Nggak ada bedanya menggunakan laptop lama, nanti lemot juga kalau diinstall program 64 bit.

Warna yang tersedia ada hitam, silver dan ungu tua. Saya nyari yang warna pink gak ada, padahal di brosurnya ada lho.. trus nama serinya juga beda, di brosurnya tulisannya S200 tetapi kenyataan dilapangan itu tipe X202E. Wah.. mana yang bener nih? Gak jadi soal, selama specnya sama dan barangnya sama gpp.

Untuk USB portnya gak tau kenapa agak seret untuk dimasukin kabel USB, mungkin karena masih perawan kali ya :p kalau sudah beberapa kali kabel USB dari HD External masuk mungkin agak longgar #apaansih

Baterai yang digunakan adalah baterai polymer yang sudah jadi satu dengan notebook itu sendiri, alias nggak bisa dilepas atau dibongkar. Kalau misalnya rusak ya mau nggak mau harus beli notebook baru karena nggak bisa cuma ganti baterai aja.

Saya beli Asus Vivobook ini di Supermall Lippo Karawaci Tangerang. Setelah muter dan tanya di beberapa toko, akhirnya tetap yang termurah di toko Multicomplus, lantai paling atas e-center. Tapi nggak dikasi bonus apa-apa tuch, ga dapet tas laptop, hikss.. Agak nyesel juga sih, kenapa belinya nggak minggu lalu pas Supermall Lippo lagi ada undian lucky angpao. Sekarang undian itu sudah berakhir dan dengan uang hampir 6 juta nggak dapet bonus apa-apa.

Ya sudahlah,, yang penting saya punya notebook baru. Semoga makin semangat kerjanya. Amin..

You May Also Like..

    0 comment on Asus Vivobook S200 Baru!

    1. ASUS Lover
      26/10/2013 at 4:29 am (3 years ago)

      Kalo sekarang kira2 berapa ya harganya?
      Ini termasuk golongan ultrabook bukan?

      Reply

    Leave a Reply


    *